Menpar Apresiasi Babel Jadikan Pariwisata Sebagai Sektor Unggulan

TrubusNews
Thomas Aquinus
18 Juli 2019   19:00 WIB

Komentar
Menpar Apresiasi Babel Jadikan Pariwisata Sebagai Sektor Unggulan

Menpar Arief Yahya saat acara Peluncuran Toboali City On Fire di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu (17/7) (Foto : Dok Kemenpar)

Trubus.id -- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi komitmen para kepala daerah di Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang ingin menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.

Menpar Arief Yahya saat acara Peluncuran Toboali City On Fire di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu (17/7) mengatakan hal tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah event di Babel yang masuk dalam Calendar of Event (CoE) Kemenpar serta adanya dua kawasan di Babel yang sedang proses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Dalam siaran persnya, Kamis (18/7) Menpar mengatakan, dalam penyelenggaraan event harus menggunakan kriteria 3C seperti nilai kreatif (Creative Value), nilai komersil (Commercial Value), serta didukung oleh komitmen atau keseriusan kepala daerah (CEO Commitment) dalam mengembangkan pariwisata daerahnya.

Baca Lainnya : Jokowi Ingin Integrasikan Kawasan Pariwisata NTT

“Tapi yang penting adalah Commitment CEO, Gubernur dan Bupati harus berkomitmen, anggaran, serta konsisten minimal 3 tahun berturut-turut. Bila kepala daerahnya punya komitmen, dua lainnya akan mengikuti,” katanya.

Menpar juga menekankan pentingnya menghitung Commercial Value dari setiap events, sehingga bisa meyakinkan para Gubernur dan Bupati bahwa events memberikan manfaat ekonomi bagi warganya.

Menpar mencontohkan Bali yang sudah hebat dalam penyelenggaraan events, karena Bali memiliki Product, Process, Philosophy yang saling melengkapi. Sementara contoh lain adalah Banyuwangi yang menjadi Kota Festival Terbaik dengan jumlah event yang banyak.

Baca Lainnya : Menpar Inginkan Industri Pariwisata Siap Hadapi Tourism 4.0

“Hipotesis saya, Bali dan Banyuwangi memiliki pendapatan perkapita tinggi dan indeks kebahagiaannya tinggi. Saya berharap Babel akan seperti itu,” kata Menpar.

Selain itu, kata Menpar, Toboali City On Fire merupakan event kedua yang akan diselenggarakan tahun ini.

“Sebaiknya acara ini memperhatikan tiga hal yakni koreografer, desain baju, dan musik. Ketiga hal ini harus berasal dari nasional tanpa melupakan unsur lokal," ujar Menpar Arief Yahya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H. Erzaldi Rosman mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata atas dukungan terhadap pariwisata Bangka Belitung dalam acara Launching Toboali City On Fire (TCOF) Season 4 Tahun 2019.

Baca Lainnya : Sektor Pariwisata Dinilai Menjadi Kunci Hadapi Perang Dagang AS dan China

"Terbukti terjadi peningkatan kunjungan wisatawan yang drastis, pada 2018 tercatat kunjungan meningkat menjadi sekitar 2 juta. Melalui pariwisata, saya harap kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Babel bisa terus meningkat,” ujar Erzaldi Rosman.

Selain acara peluncuran TCOF, Menpar Arief Yahya juga meresmikan peluncuran El-John TV yang menjadi TV yang memiliki konten pariwisata.

"Untuk El-John TV saya ucapkan selamat. Klaimnya ini adalah TV pertama dan satu-satunya TV wisata di Indonesia”, ujar Arief Yahya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: