Musim Kemarau, BPBD Cianjur Catat 73 Desa Alami Kekeringan

TrubusNews
Astri Sofyanti
17 Juli 2019   19:30 WIB

Komentar
Musim Kemarau, BPBD Cianjur Catat 73 Desa Alami Kekeringan

Kekeringan Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyatakan bahwa luas wilayah yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau terus bertambah. Saat ini sebanyak 76 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Cianjur mengalami kekeringan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau 2019 terjadi hingga September mendatang. Sementara puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus mendatang.

“Akibat kekeringan tersebut, sebanyak 14.399 jiwa membutuhkan pasokan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” kata Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Sugeng Supriyatno di Cianjur Rabu, (17/7) mengutip Antaranews.

Baca Lainnya : Antisipasi Kekeringan, PUPR Petakan Strategi Jaga Pasokan Air Konsumsi dan Irigasi Pertanian

Dirinya mmprediksi kemungkinan wilayah yang terdampak bencana akan terus bertambah karena dalam waktu dekat akan terjadi puncak dari musim kemarau berdasarkan perkiraan BMKG yang telah diterima.

"Puluhan desa tersebut tidak hanya membutuhkan pasokan air bersih, tapi memerlukan sumur bor, bak penampungan air, selang, toren dan pompa air, sebagai solusi dari kesulitan tersebut," katanya.

Dirinya juga mengungkapkan, baru sebagian wilayah yang sudah mendapatkan bantuan seperti mesin pompa air, selang dan toren, sedangkan untuk bantuan lainnya akan segera menyusul setelah melakukan rapat dengan OPD terkait.

Baca Lainnya : Permintaan Hujan Buatan Mengalir Saat Kekeringan Melanda 1.963 Desa

Selain itu, BPBD juga mencatat seluas 3.853 hektare lahan perkebunan di sejumlah wilayah di Cianjur, terkena dampak dari bencana kekeringan, sedangkan lahan yang paling banyak terdampak di Kecamatan Agrabinta seluas 1.595 hektare.

"Dari seluas 3.853 hektare lahan yang terdampak tersebut paling banyak terjadi di Cianjur selatan, setidaknya ada sekitar seratusan hektare lahan di setiap kecamatan. Untuk Cianjur utara baru terjadi di Cikalongkulon seluas 705 hektare," tandasnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Ini Proses Penyaluran Dana Desa

Peristiwa   20 Nov 2019 - 12:37 WIB
Bagikan: