Pasien Ebola Pertama di RD Kongo Meninggal, Warga Goma Khawatir Wabah Menyebar

TrubusNews
Syahroni
16 Juli 2019   21:00 WIB

Komentar
Pasien Ebola Pertama di RD Kongo Meninggal, Warga Goma Khawatir Wabah Menyebar

Seorang pekerja kementerian kesehatan memeriksa suhu pria selama inisiatif penyaringan Ebola di Goma (Foto : Patricia Martinez/EPA)

Trubus.id -- Pihak berwenang belum lama ini mengkonfirmasi kematian pasien pertama Ebola di kota Goma, kota terbesar di timur Republik Demokratik Kongo. Kabar ini kemudian kontan menimbulkan kekhawatiran virus bisa menyebar lebih luas ke seluruh Kongo.

Penyebaran virus ke Goma, sebuah kota berpenduduk sekitar 1 juta orang dan pusat transportasi regional, telah menimbulkan kekhawatiran akan wabah tersebut, yang sudah menjadi epidemi Ebola paling mematikan kedua yang pernah terjadi, dapat menyebar lebih luas.

Baca Lainnya : Pemerintah RD Kongo Konfirmasi Adanya Temuan Kasus Ebola di Kota Goma

Pasien itu adalah seorang pendeta yang terinfeksi selama kunjungan ke kota Butembo, salah satu pusat penyebaran, sebelum naik bus ke Goma, kata para pejabat Kongo dilansir dari The Guardian, Selasa (16/7).

Dia dibawa dari Goma ke sebuah klinik di Butembo pada hari Senin (15/7) untuk menerima perawatan ketika dia meninggal, gubernur provinsi Kivu Utara, Carly Nzanzu, mengatakan.

Baca Lainnya : Wabah Ebola Masih Bersemayam di Kongo

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Senin para pejabat kesehatan telah mengidentifikasi 60 orang yang telah melakukan kontak dengan pendeta sejak ia jatuh sakit dan setengah dari mereka telah divaksinasi.

Goma, lebih dari 220 mil selatan tempat wabah Ebola pertama kali terdeteksi setahun yang lalu, adalah kota terbesar yang terkena dampak wabah tersebut. Banyak jalan yang dapat digunakan di kawasan ini melewati Goma dan merupakan fokus transportasi udara dan air. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Kabut Asap Beracun Selimuti Australia Bagian Timur

Peristiwa   10 Des 2019 - 19:26 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: