Kementan Kenalkan Kerbau Perah Silangit, Rumpun Kerbau Perah Baru

TrubusNews
Astri Sofyanti
16 Juli 2019   14:30 WIB

Komentar
Kementan Kenalkan Kerbau Perah Silangit, Rumpun Kerbau Perah Baru

Kerbau Perah Silangit yang dikembangkan Kementerian Pertanian (Foto : Dok. Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian melalui salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) yaitu Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT) Siborongborong bersiap melepas rumpun kerbau perah baru yang dikembangkan di UPT Ditjen PHK.

Kerbau perah yang diberi nama Kerbau Perah Silangit tersebut merupakan hasil seleksi alam dari tiga karakteristik rumpun kerbau yaitu Nili-Ravi, Surti, dan Murrah. Hal tersebut terungkap melalui rilis Ditjen PKH tentang Hasil Orientasi Penetapan/Pelepasan Rumpun Kerbau di Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT) Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

“Usulan nama Kerbau Perah Silangit sebagai upaya mempopulerkan nama Silangit sebagai salah satu wilayah sebaran asli geografis kerbau perah di Sumatera Utara”, kata Kepala BPTU HPT Siborongborong, I.GN.A Wisnu Adi Saputra dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (16/7).

Baca Lainnya : Kementan Ingin Berdayakan Lahan Rawa Menjadi Area Pertanian

Merespon hal tersebut, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Sugiono mengatakan bahwa karakteristik khas kerbau perah Silangit berbeda dengan kerbau perah yang ada di Indonesia yaitu memiliki gelambir dada, tanduk spiral, dahi seperti memiliki sorban, ujung ekor putih, dan warna tubuh dominan hitam.

Hal senada diungkapkan Chalid Talib, peneliti senior dari Badan penelitian dan pengembangan peternakan (Balitnak) Bogor. Dirinya mengatakan, karakteristik tersebut merupakan gabungan dari karakter tiga rumpun kerbau yang menjadi keunikan kerbau perah Silangit dan perlu dicatat lebih mendalam oleh tim pengumpul data kualitatif dan kuantitatif.

Penyusun proposal pelepasan rumpun kerbau Perah Silangit Fuad Hasan yang merupakan dosen dari Universitas Sumatera Utara menjelaskan bahwa proposal dibuat dengan mengacu pada Permentan Nomor 117 tahun 2014, dan dukungan data dari BPTU HPT Siborongborong.

Baca Lainnya : Guru Besar IPB: Kementan Berhasil Gebrak Pasar Ekspor Hortikultura

Lebih lanjut Sugiono menyatakan, program pengembangan kerbau Perah Silangit perlu disampaikan dalam proposal lengkap agar dapat diketahui secara pasti bahwa program pemuliaan Kerbau Perah Silangit tidak berhenti setelah mendapatkan SK Menteri Pertanian.

Sementara itu, Wisnu menegaskan bahwa pengajuan proposal pelepasan menjadi bukti komitmen balai dalam perbaikan manajemen perbibitan dan pemeliharaan kerbau perah. Komitmen dari pimpinan sampai pada pemelihara ternak ini akan terus di jaga agar proses pemuliaan melalui kegiatan pencatatan hasil seleksi dan culling memberikan peningkatan mutu genetik yang berkelanjutan. "Kerbau Perah Silangit ini akan menjadi salah satu rumpun kerbau perah di Indonesia yang menjadi kebanggaan BPTU HPT Siborongborong," tambah Wisnu.

Rumpun Kerbau perah ini akan menambah daftar ternak lokal yang dilepaskan oleh Kementerian Pertanian.

“Saat kementerian pertanian telah melepaskan 12 rumpun baru dan melepas 63 rumpun ternak Lokal," urai Sugiono. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Menteri ESDM: Pemotongan Subsidi LPG 3 Kg Masih Kajian

Peristiwa   18 Jan 2020 - 14:11 WIB
Bagikan: