BMKG Jelaskan Penyebab Gempa yang Mengguncang Bali

TrubusNews
Thomas Aquinus
16 Juli 2019   11:30 WIB

Komentar
BMKG Jelaskan Penyebab Gempa yang Mengguncang Bali

Ilustrasi gempa bumi (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Gempa bumi magnitudo 5,8 (sebelumnya dinyatakan BMKG M 6,0) yang melanda Bali dan sekitarnya membuat sejumlah atap bangunan roboh. Gempa terjadi disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik mendatar (oblique thrust fault)," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono, dilansir Antaranews, Selasa (16/7).

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,08 LS dan 114,55 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali pada kedalaman 104 km.

Baca Lainnya : Selasa Pagi, BMKG Deteksi Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Jembrana

Gempa bahkan dirasakan kuat hingga ke sebagian wilayah di NTB dan Jawa Timur. Gempa bumi berkedalaman menengah tersebut menurut hasil pemodelan BMKG tidak berpotensi tsunami.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Masyarakat juga diimbau untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum warga kembali ke dalam rumah," ujarnya. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2019

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:47 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: