Banjir di India Usir 3 Juta Lebih Warga dari Rumahnya dan Tewaskan 130 Jiwa

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
16 Juli 2019   09:00

Komentar
Banjir di India Usir 3 Juta Lebih Warga dari Rumahnya dan Tewaskan 130 Jiwa

Seorang lelaki membawa barang-barangnya ke tanah kering di Kathmandu, India. (Foto : Reuters)

Trubus.id -- Lebih dari tiga juta orang telah mengungsi di utara dan timur laut India di tengah hujan monsun yang telah menelan korban jiwa dan menghancurkan rumah-rumah. Badai dan banjir melanda daerah Nepal, Bangladesh, dan India, menewaskan lebih dari 130 orang. Setidaknya 67 orang kehilangan nyawa di Nepal dalam hujan lebat, kata polisi seperti dilansir dari BBC, Senin (15/7).

Tiga puluh orang dilaporkan hilang sementara 38 lainnya luka-luka, tambah polisi Nepal. Hujan lebat juga menyebabkan kematian di Bangladesh, termasuk di kamp-kamp pengungsi Rohingya yang penuh sesak. Cuaca lebih buruk diperkirakan dalam beberapa hari mendatang.

Baca Lainnya : Bencana Banjir Telah Tewaskan Lusinan Warga di Nepal, India, dan Bangladesh

Sungai Brahmaputra, yang mengalir melalui India, Bangladesh dan Cina, meluap, membanjiri lebih dari 1.800 desa di negara bagian Assam, India timur laut, lapor Reuters, Senin.

Hampir 2 juta orang telah mengungsi di negara bagian Bihar, India utara karena meningkatnya banjir, kata pemerintah. Lebih dari 1,7 juta orang di Assam meninggalkan rumah mereka.

Setidaknya 29 orang tewas di Bangladesh dalam sepekan terakhir, termasuk 18 yang terkena petir dan tujuh yang tenggelam ketika perahu mereka tenggelam di Teluk Benggala.

Baca Lainnya : Korban Tewas Akibat Hujan Deras di India Terus Bertambah

Bazar Cox di Bangladesh - tempat lebih dari satu juta pengungsi Rohingya berkemah setelah melarikan diri dari tindakan keras militer di Myanmar - telah dihantam sedikitnya 58,5 cm (23 inci) hujan bulan ini, menurut departemen meteorologi negara itu pada hari Minggu.

Ratusan tanah longsor sejak April telah menewaskan sedikitnya 10 orang di kamp, ​​termasuk dua anak Rohingya dalam sepekan terakhir.

Musim hujan berlangsung dari Juni hingga September dan menimbulkan kekacauan di seluruh Asia Selatan setiap tahun. Lebih dari 1.200 orang tewas di wilayah itu di tengah badai dan tanah longsor tahun lalu, ketika Kerala di India menghadapi banjir terburuk dalam hampir seabad. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: