BMKG Apresiasi Program Ekspedisi Desa Tangguh Bencana BNPB

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
10 Juli 2019   15:30

Komentar
BMKG Apresiasi Program Ekspedisi Desa Tangguh Bencana BNPB

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono mendukung dan mengapresiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang akan memulai Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) di Pulau Jawa.

“Kami BMKG mengapresiasi kegiatan ini, ini merupakan satu kegiatan yang luar biasa. Perlu diketahui di Indonesia bencana ini datang setiap saat, khususnya gempa bumi dan tsunami. jadi kita perlu mempersiapkan masyarakat untuk tangguh terhadap bencana,” jelas Rahmat Triyono ketika ditemui Trubus.id di Graha BNPB, Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (10/7).

Lebih lanjut ia menjelaskan, meski sistem peringatan dini telah dibangun dan tersebar seluruh pelosok Indonesia, namun masih kurang bila hanya sistemnya saja yang dibangun sementara masyarakatnya tidak disiapkan atau diedukasi untuk peduli terhadap bencana.

“Salah satu target ekspedisi ini adalah menyiapkan desa-desa untuk tangguh kemudian mengedukasi masyarakat di pantai selatan jawa untuk megenali daerahya merupakan rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Sejarah juga mencatat bahwa daerah-daerah di pantai selatan jawa rentan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Data menunjukkan lapisan-lapisan sedimen sebelumnya sudah ada catatan sejarah walaupun itu sudah berlangsung ratusan tahun yang lalu namun endapan sedimen bisa diketahui bahwa tahun-tahun sebelumnya pernah dilanda tsunami di daerah tersebut,” lanjutnya.

Lebih lanjut Rahmat menambahkan bahwa BMKG akan terlibat dalam Ekspedisi Destana 2019 yang akan dimulai pada 12 Juli sampai 17 Agustus 2019.

“Kami sudah menyiapkan tim dan akan membagi tugas mengikuti Ekspedisi Destana sepanjang jalur pantai selatan jawa. Kami akan menurunkan tim, bersama BNPB nantinya mengdukasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait daerah wrawan gempa bumi dan tsunami dan memberikan pemahaman tentang alat peringatan dini tsunami BMKG,” ungkapnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: