Tak Lagi jadi Limbah, Gigi Taring Babi dari Sumut Kini Banyak Diekspor ke Luar Negeri

TrubusNews
Syahroni
06 Juli 2019   14:00 WIB

Komentar
Tak Lagi jadi Limbah, Gigi Taring Babi dari Sumut Kini Banyak Diekspor ke Luar Negeri

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Beberapa tahun lalu, di Sumatera Utara gigi taring babi hanya lah limbah yang tidak memiliki nilai ekonomi. Namun kini, kondisi itu berubah. Permintaan gigi taring babi dari pasar mancanegara yang rupanya jadi penyebabnya.

Yah, semenjak banyak permintaan dari luar negeri, banyak eksportir yang mengumpulkan gigi taring babi dari tempat pemotongan babi. Di luar negeri, gigi taring babi ini banyak dimanfaatkan menjadi suvenir. Karena itu Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) terus mendorong frekuensi ekspor gigi taring babi dari Sumut.  

"Siapa sangka awalnya dianggap sampah. Tapi begitu diekspor punya harga Rp1 juta per kilonya," jelas Kepala Badan Karantina Pertanian (Kabarantan), Ali Jamil usai melepas ekspor berbagai komoditas pertanian senilai Rp72,8 miliar, sekaligus pemusnahan komoditas ilegal di kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan, Jumat (5/7) petang.

Jamil merinci, pada 2017, sudah ada 75 kali ekspor gigi taring babi ke negara Vietnam dengan total 547 kilogram senilai Rp547 juta. Selanjutnya, pada 2018, selain Vietnam permintaan bertambah dari negara India dan Kamboja. Di tahun kedua dapat mencapai ekspor 950 kilogram atau senilai Rp950 juta . 

"Potensi ini harus bisa dikembangkan. Saya berharap pemerintah provinsi dapat bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dalam mendorong akselerasi ekspor komoditas pertanian," tandas Jamil.

Sementara itu, pada semester pertama 2019, jumlah gigi taring babi yang diekspor sudah mencapai 500 kilogram. Selain Vietnam, kini Thailand mulai membuka peluang impor. Selain gigi taring babi, potensi ekspor yang dikembangkan adalah Elaeidobius atau kumbang. [RN]
 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Tiga Desa di Kota Batu Terdampak Angin Kencang

Peristiwa   17 Nov 2019 - 17:06 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: