Sanitasi Buruk Jadi Penyebab Lain KLB Hepatitis A di Pacitan

TrubusNews
Astri Sofyanti
04 Juli 2019   11:00 WIB

Komentar
Sanitasi Buruk Jadi Penyebab Lain KLB Hepatitis A di Pacitan

Prof. Dr dr. Budi Laksono seorang ilmuwan dan juga Penggagas Jambanisasi (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Masalah sanitasi dan air bersih di beberapa wilayah di Indonesia hingga saat ini masih memprihatinkan. Berdasarkan laporan “Progress Drinking Water & Sanitation 2015 Update” yang dikeluarkan oleh WHO & Unicef, mencatat bahwa masalah sanitasi di Indonesia menduduki peringkat ke dua sebagai negara dengan kondisi sanitasi terburuk setelah India.

Padahal seperti diketahui, sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Singapura dan Malaysia berhasil memiliki cakupan sanitasi mencapai 90 persen. Sementara Indonesia sampai saat ini diketahui baru mencapai 70,04 persen untuk cakupan air bersih dan 77,07 persen untuk sanitasi (jamban).

Rendahnya akses sanitasi tersebut mengakibatkan sejumlah penyakit mudah menyerang masyarakat bahkan bisa menjadi wabah di suatu wilayah jika tidak diperbaiki.

Baca Lainnya : Bupati Pacitan: Penularan Hepatitis A Terus Menurun

“Di Pacitan atau bahkan di wilayah lain di Indonesia berisiko tinggi terjagkit wabah-wabah penyakit menulai khusus seperti Hepatitis A. Di dalam laporan epidemologi Kementerian Kesehatan banyak terjadi wabah-wabah seperti ini namanya kejadian luar biasa (KLB) yang sering terjadi di Indonesia,” kata Prof. Dr dr. Budi Laksono seorang ilmuwan dan juga Penggagas Jambanisasi saat ditemui Trubus.id di Depok, Jawa Barat, Kamis (4/7).

Budi mengatakan, bahwa penyakit menular khusus itu sangat mudah dan cepat menular terlebih jika di suatu lingkungan tidak memiliki sanitasi yang baik. Sanitasi yang baik harus memiliki pembuangan kotoran yang sehat. Dirinya mencontohkan, jika satu orang saja dalam satu wilayah dia positif Hepatitis A, maka kotorannya kalau dia buang air sembarangan akan menularkan pada orang lain.

“Seseorang yang kondisi fisiknya lemah, akan lebih mudah terpapar penyakit menular. Hepatitis A merupakan penyakit menular khusus yang paling sering terjadi di Indonesia terutama pada anak-anak. Sehingga diperlukan pemutusan rantai itu suatu desa harus memiliki sanitasi yang baik,” ungkapnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: