Mentan Pangkas Waktu Pengurusan Surat Izin, Ekspor Benih Hortikultura Meningkat Tajam

TrubusNews
Astri Sofyanti
03 Juli 2019   20:30 WIB

Komentar
Mentan Pangkas Waktu Pengurusan Surat Izin, Ekspor Benih Hortikultura Meningkat Tajam

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Sekjen Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo), Nana Laksana Ranu mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang telah mempercepat proses perizinan ekspor komoditas pertanian, khususnya hortikultura, yang awalnya dari 312 jam menjadi tiga jam.

Sebelumnya diketahui, Mentan Amran mendapat keluhan dari para eksportir terkait waktu perijinan ekspor yang dianggap masih lama sehingga berpotensi melemahkan daya saing ekspor produk pertanian. Usai pertemuan dengan 10 eksportir, Mentan langsung memberikan solusi konkrit berupa pemangkasan waktu pengurusan surat izin ekspor di Kementan dari 312 jam alias 13 hari, menjadi hanya 3 jam selesai secara online.

Baca Lainnya : Surplus Perdagangan Pertanian, Indonesia Buktikan Mampu Dobrak Pasar Ekspor Dunia

Kebijakan tersebut diakui Nana Laksana dan para pelaku usaha ekspor pertanian sebagai solusi cerdas dan jitu.

“Pasca-pemangkasan waktu di Kementan tersebut langsung memberikan efek domino bagi pengurusan izin di instansi lainnya, sehingga izin keluarnya bisa ikut lebih cepat. Kementan sukses menjadi pionir kemudahan pengurusan izin di sektor hulu,” kata Nana Laksana dalam keterangan pers yang diterima Trubus.id di Jakarta, Rabu (3/7).

Terlebih lanjut Amran berani menyatakan komitmen untuk bersikap proaktif datang melayani eksportir. Istilahnya jemput bola dan mendorong aktif para eksportir. Hal itu pun diakui Nana. Ia menyebut, dampak langsung dari kebijakan tersebut adalah kenaikan ekspor benih hortikultura yang tinggi.

"Setidaknya ada 159 jenis benih tanaman hias yang sudah diekspor ke 27 negara antara lain Australia, Jepang, Amerika Serikat, Belanda, Korea, Kuwait, Singapura, Kanada dan sebagainya," pintanya.

Baca Lainnya : Kementerian Pertanian Genjot Ekspor dan Investasi Produk Pertanian

Sementara itu, CEO PT Agrikultura Mojokerto, Pinilih Nugrahani mengatakan produsen benih tanaman hias merasa senang dengan kebijakan Kementan yang mempermudah proses perijinan ekspor. Ia merasakan sendiri pelayanan perijinan di Kementan dari tahun ke tahun semakin bagus.

"Saat kami mau ekspor, perijinan sudah semakin cepat. Kami tidak mengalami kendala sama sekali. Prosesnya mudah dan cepat karena menggunakan sistem online. Tidak perlu repot-repot ke Jakarta, bisa dikerjakan dari rumah, tidak perlu tandatangan basah. Ngirit lah pokoknya," imbuh Hani.

Diakui Hani, omset penjualan benihnya saat ini mencapai Rp5 miliar setahun. Hal ini semakin meningkat sejak fasilitas kemudahan ijin ekspor diberikan Kementan. [RN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Akuaponik

Inovasi   06 Agu 2020 - 14:10 WIB
Bagikan:          
Bagikan: