Bambang Ismawan: Perekonomian Rakyat Hidupkan Sebagian Besar Rakyat Indonesia

TrubusNews
Astri Sofyanti
03 Juli 2019   19:30 WIB

Komentar
Bambang Ismawan: Perekonomian Rakyat Hidupkan Sebagian Besar Rakyat Indonesia

Pendiri Yayasan Bina Swadaya Bambang Ismawan dalam Diskusi Platform, Program dan Strategi Gerakan Revitalisasi Desa di Wisma Hijau, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/7/19). (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id --  Berbicara soal perekonomian rakyat, mengutip Prof. Mubyanto yang diungkapkan oleh Pendiri Yayasan Bina Swadaya, Bambang Ismawan dikatakan bahwa perekonomian rakyat adalah sektor ekonomi yang menghidupi sebagian besar rakyat Indonesia.

"Mereka yang hidupnya melakukan kegiatan primer dan sekunder, yang meliputi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan. Mereka adalah pengambil risiko, itulah definisi dari pengusaha," kata Bambang Ismawan dalam sambutannya pada Diskusi Platform, Program dan Strategi Gerakan Revitalisasi Desa di Wisma Hijau, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/7).

Lebih lanjut diakui Bambang, bila diberdayakan secara tepat, usaha kecil akan berkembang menjadi usaha menengah begitu seterusnya hingga menjadi usaha mikro. Menurutnya usaha mikro yang mendapatkan pelayanan keuangan pendapatannya akan meningkat per bulan rata-rata 87,34 persen.

Baca Lainnya : Kupang Adopsi Program Restorasi Desa Bina Swadaya

Sementara itu lanjut Bambang, berdasarkan hasil survey yang dilakukan BBC pada tahun 2011, ternyata Indonesia menempati urutan teratas terkait pengembangan bisnis baru (Startup), disusul oleh Amerika Serikat, Kanada, India dan Australia.

"Kolombia, Mesir, Turki, Italia dan Rusia menjadi negara yang kurang ideal bagi para enterpreneur," ungkapnya.

Survey yang dinamakan BBC's Extreme World Series menggunakan variabel persepsi budaya untuk mendukung pengembangan start-ups.

Survey ini dilakukan terhadap 24.000 orang dari 24 negar. Sementara itu, survey ini mengacu pada empat indikator yakni, tingkat kreativitas dan inovasi di masing-masing negara, tingkat kesulitan memulai bisnis, tingkat keamanan memulai bisnis dan tingkat kemudahan menjalani bisnis. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: