Jepang Diguyur Hujan Lebat, 800.000 Penduduk di 3 Kota Terpaksa Mengungsi

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
03 Juli 2019   17:30

Komentar
Jepang Diguyur Hujan Lebat, 800.000 Penduduk di 3 Kota Terpaksa Mengungsi

Sekitar 1.000 mm hujan telah turun di pulau selatan Kyushu sejak akhir Juni lalu. (Foto : Reuters)

Trubus.id -- Hampir 800.000 orang di tiga kota yang berada di Jepang telah diperintahkan untuk mengungsi di tengah peringatan tanah longsor dan banjir yang disebabkan oleh hujan lebat.

Kota Kagoshima, Kirishima dan Aira, di prefektur Kagoshima di pulau Kyushu, mendesak penduduk mereka untuk segera pindah ke tempat yang aman karena ancaman bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi di tengah terpaan hujan deras tersebut.

Baca Lainnya : Ikan Pembawa Bencana Tertangkap Nelayan, Peru dan Jepang Siaga Gempa

Dilansir dari BBC, Rabu (3/7), sebelumnya seorang wanita tua di kota Kagoshima dilaporkan meninggal setelah tanah longsor menghantam rumahnya. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe telah mengatakan kepada penduduk kota untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi hidup korban terdampak.

Gubernur Satoshi Mitazono mengatakan, Prefektur Kagoshima telah meminta pasukan bela diri Jepang untuk membantu upaya bantuan. Sekitar 310.000 penduduk di prefektur Miyazaki yang berdekatan juga telah disarankan untuk mengungsi.

Pejabat cuaca mengatakan, 1.000mm (39in) hujan telah turun di pulau Kyushu sejak Jumat, dan Badan Meteorologi Jepang memperkirakan hujan akan berlanjut hingga minggu depan.

Baca Lainnya : Berbasis Satelit, Jepang Siapkan Sistem Peringatan Dini Bencana untuk Asia Pasifik

Hujan dengan intensitas 350 mm lebih lanjut diperkirakan terjadi di bagian selatan pulau pada tengah hari pada hari Kamis, dengan beberapa daerah diperkirakan akan mendapatkan lebih dari 80 mm hujan setiap jam.

Juli lalu sekitar 200 orang tewas di Jepang barat dalam bencana banjir terburuk di negara itu dalam beberapa dekade. Itu adalah angka kematian tertinggi yang disebabkan oleh curah hujan di Jepang sejak 1982.

Sekitar dua juta orang diungsikan dan lebih dari 70.000 pekerja darurat dikerahkan setelah hujan lebat menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: