Pengelolaan Hutan Sosial di Sumsel Baru Terealisasi 35 Persen

TrubusNews
Thomas Aquinus
29 Juni 2019   19:30 WIB

Komentar
Pengelolaan Hutan Sosial di Sumsel Baru Terealisasi 35 Persen

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pengelolaan hutan sosial di Provinsi Sumatera Selatan sampai saat ini baru terealisasi 35 persen, atau sekitar 105.367 hektare dari 361.897 hektare keseluruhan alokasi hutan sosial pada 2019.

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Supriyanto di Palembang, Sabtu (29/6) yang menginginkan capaian hutan sosial harus dikebut selesai 100 persen sampai akhir 2019.

"Percepatan akses hutan harus dipercepat agar memberi dampak pada penurunan angka kemiskinan, di Sumsel kantong-kantong kemiskinan banyak berada di dekat hutan, jika hutan bisa dikelola masyarakat maka akan menggerakkan ekonomi," ujarnya dikutip dari Antaranews.

Baca Lainnya : Presiden Jokowi Tindak Tegas Warga yang Mempermainkan Hutan Sosial

Saat ini, areal 105.367 hektare hutan sosial tersebut dikelola oleh sekitar 15.000 kepala keluarga dengan jumlah izin yang sudah diterbitkan untuk 146 kelompok masyarakat.

Menurutnya, untuk mempercepat capaian kelola hutan sosial perlu mengandalkan peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan penyuluh. Perlunya penekanan dan pelatihan intens terhadap para KPH yang menjadi ujung tombak pengelolaan hutan sosial, KPH yang kreatif, aktif, dan inovatif secara langsung mendorong pengembangan atau pengelolaan hutan.

"Sebisa mungkin satu lokasi satu petugas KPH," ujarnya.

Baca Lainnya : Perhutanan Sosial di Provinsi Kalbar Capai Luas Tertinggi di Indonesia

Dirinya menginginkan 14 KPH di kabupaten dan kota di daerah tersebut membuat rencana kerja yang berorientasi pada produktivitas hutan sosial dengan memperhatikan kelangsungan ekologi setempat dan menjadi pencair konflik sosial akibat sengketa lahan.

"Di Sumsel APBD sudah bisa digunakan untuk membangun hutan sosial itu lewat Peraturan Gubernur Nomor 58 Tahun 2018, ini salah satu kelebihan di Sumsel, maka kami dorong betul agar cepat tercapai alokasinya," pungkas Bambang. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: