Fenomena Embun Es Bromo Diperkirakan Hingga September

TrubusNews
Astri Sofyanti
27 Juni 2019   15:30 WIB

Komentar
Fenomena Embun Es Bromo Diperkirakan Hingga September

Fenomena embun es di Gunung Bromo (Foto : Dok Humas TNBTS)

Trubus.id -- Suhu dingin yang terjadi belakangan ini membuat sebagian wilayah di Indonesia muncul fenomena embun es, salah satunya yang terjadi kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.
    
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Syarif Hidayat mengatakan, sesuai hasil perkiraan cuaca oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan fenomena embun salju akan berlangsung hingga September mendatang. Fenomena embun salju ini terjadi karena air embun membeku akibat dari suhu dingin sehingga menyerupai seperti es.

Saat ini suhu udara di kawasan Gunung Bromo berada di kisaran 8 sampai 12 derajat Celsius pada siang hari. Sementara pada malam hari, suhu udara bisa mencai 0 hingga 7 derajat Celsius. Pada rentan inilah membuat embun salju tersebut muncul.

Baca Lainnya : BMKG Ungkap Penyebab Fenomena Embun Beku di Dieng, Begini Penjelasannya

“Fenomena embun es atau yang disebut frost ini sudah terjadi sejak pertengan Juni kemarin,” kata Syarif mengutip okezone, Kamis (27/6).

Dirinya mengakui bahwa fenomena embun salju ini bukan pertama kali terjadi di Bromo, bahkan dirinya menjelaskan bahwa fenomena ini biasanya terjadi saat kawasan Gunung Bromo memasuki musim kemarau. “Tahun lalu embun salju juga muncul,” tambahnya.

Lebih lanjut kata Syarif, embun es biasanya muncul antara pukul 04.00 sampai 06.00 pagi, ketika matahari muncul sehingga terjadilah frost.

Dirinya mengimbau bagi wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo untuk mengenakan jaket tebal untuk menghangatkan tubuh. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

BPOM Lepas Ekspor Temulawak ke Kamboja

Peristiwa   16 Des 2019 - 10:56 WIB
Bagikan:          

Kenapa Ular Kobra Muncul di Musim Penghujan?

Peristiwa   16 Des 2019 - 11:24 WIB
Bagikan:          
Bagikan: