AWAS Kekeringan, BMKG Prediksi Musim Kemarau Berlangsung Sampai Desember 2019

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
26 Juni 2019   06:00

Komentar
AWAS Kekeringan, BMKG Prediksi Musim Kemarau Berlangsung Sampai Desember 2019

Ilustrasi kekeringan (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa, telah memberlakukan status AWAS dan SIAGA kekeringan akibat kemarau pada sejumlah wilayah Indonesia. Musim kemarau di Indonesia diprakirakan akan berlangsung sampai Desember 2019. 

"Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga Oktober, November, Desember (OND) 2019," jelas Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal  dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (25/6/2019). 

Baca Lainnya : 5 Provinsi Berstatus AWAS Kekeringan, BMKG Minta Sektor Pertanian Waspada

Herizal menjelaskan pantauan BMKG dan beberapa Lembaga Internasional terhadap kejadian anomali iklim global di  Samudera Pasifik menunjukkan kondisi El Nino Lemah. Sedangkan Anomali SST di wilayah Samudera Hindia menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif. 

Monitoring terhadap perkembangan musim kemarau menunjukkan berdasarkan luasan wilayah, 35% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau dan 65% wilayah masih mengalami musim hujan. 

Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi pesisir utara dan timur Aceh, Sumatera Utara bagian utara, Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan bagian tenggara, pesisir barat Sulawesi Selatan, pesisir utara Sulawesi Utara, pesisir dalam perairan Sulawesi Tengah, sebagian Maluku dan Papua bagian selatan.

"Musim kemarau tidak berarti tidak ada hujan sama sekali. Beberapa daerah diprediksikan masih berpeluang mendapatkan curah hujan. Pada umumnya prospek akumulasi curah hujan 10 harian ke depan, berada pada kategori Rendah kurang dari 50 mm dalam 10 hari," tambahnya. 

Baca Lainnya : BMKG Ungkap Penyebab Fenomena Embun Beku di Dieng, Begini Penjelasannya

Meski demikin, ditambahkan Herizal, beberapa daerah masih berpeluang mendapatkan curah hujan kategori memengah dan tinggi. 

Curah hujan kriteria Menengah (50 – 150 dalam 10 hari) diprakirakan dapat terjadi di pesisir Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian barat, Jambi bagian  barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah bagian utara, Sulawesi bagian tengah, Papua Barat bagian utara dan Papua bagian utara.

"Curah hujan kriteria Tinggi  lebih dari 150 dalam 10 hari diprakirakan dapat terjadi di pesisir timur Sulawesi Tengah dan Papua bagian tengah,"jelasnya. 

BMKG mencatat, lima daerah telah berstatus AWAS kekeringan meteorologis adalah sebagain besar Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sebagian Provinsi Jawa Timur seperti Sampang dan Malang, seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Jawa Barat terutama wilayah Indramayu dan sekitarnya dan Provinsi Bali terutama Buleleng.

Sedangkan untuk status SIAGA adalah; Jakarta Utara, Banten (Lebak dan Tangerang), Nusa Tenggara Barat, Sebagian besar Jawa Tengah


 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: