India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, BMKG: Indonesia Tak Akan Alami Fenomena Serupa

TrubusNews
Astri Sofyanti
20 Juni 2019   16:09 WIB

Komentar
India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, BMKG: Indonesia Tak Akan Alami Fenomena Serupa

Gelombang panas ekstrem ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gelombang panas yang tengah melanda India tidak akan terjadi di Indonesia. Hal ini karena, pola cuaca Indonesia berbeda dengan India.

Meski tidak terkena imbas gelombang panas India, BMKG memperingatkan Indonesia berpotensi terjadi udara kering yang bersifat dingin sebagai pengaruh musim dingin yang tengah terjadi di Australia.

Baca Lainnya : Kematian Akibat Gelombang Panas Terus Mengintai Distrik Miskin di India, 49 Orang Tewas

Diketahui, fenomena gelombang panas yang terjadi di India sejak tiga minggu lalu. Fenomena ini disebabkan oleh posisi matahari yang tengah berada di bagian utara Bumi. Karenanya, pemanasan terjadi cukup ekstrem.

Karena kondisi, 92 warga di Bihar, India dilaporkan meninggal dunia. Sementara sebanyak 562 warga harus dilarikan ke rumah sakit karena sengatan panas. Pejabat India khawatir jumlah korban meninggal dunia akan terus bertambah.

Baca Lainnya : India Dihantui Musim Kemarau Terkering Kedua dalam 65 Tahun Terakhir

Pemerintah India sendiri mencatat gelombang panas ekstrem musim ini merupakan yang paling lama dalam enam dekade terakhir. Sejumlah kasus kematian akibat gelombang panas ekstrem ini tercatat sejak 15 Juni 2019 terjadi di Bihar, Aurangabad, Gaya, dan Nawada, di mana suhu di wilayah tersebut mencapai 45 derajat Celsius.

“Pada Sabtu, 49 orang meninggal di Bihar dalam waktu 24 jam,” kata Kepala Menteri Bihar Nitish Kumar seperti dilaporkan Hindustan Times, Kamis (20/6/19).

Pihaknya menyatakan korban meninggal akan menerima kompensasi dari pemerintah sebesar empat lakh atau setara dengan Rp81 juta per orang. Karena gelombang panas ekstrem masih akan terjadi, pemerintah India meminta masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah.Sementara itu, [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: