BPPTKG: Gunung Merapi Luncurkan Satu Kali Lava Pijar Sejauh 1.200 Meter

TrubusNews
Astri Sofyanti
20 Juni 2019   12:30 WIB

Komentar
BPPTKG: Gunung Merapi Luncurkan Satu Kali Lava Pijar Sejauh 1.200 Meter

Guguran lava pijar dari puncak Gunung Merapi (Foto : ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta kembali menginformasikan aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Melalui akun Twitternya @BPPTKG menyatakan bahwa Kamis (20/6) Gunung Merapi kembali meluncurkan lava pijar dan guguran awan panas dengan jakar luncur 1.200 meter. Luncuran awan panas tersebut terjadi pada pukul 09:17 WIB dengan amplitudo 75 mm dan durasi 120 detik ke arah hulu Kali Gendol.

Berdasarkan pengamatan BPPTKG dari pukul 00:00 hingga 06:00 WIB, empat kali guguran lava terpantau meluncur dari Gunung Merapi dengan jarak maksimum 800 meter ke hulu Kali Gendol. Selain guguran lava, selama periode itu BPPTKG juga merekam delapan gempa guguran dengan amplitudo 3-15 mm dan durasi 33-80 detik.

Sampai saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II (Waspada).

Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah. Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 11-15.8 derajat Celsius, kelembaban udara 48-70 persen, dan tekanan udara 569-689 mmHg.

BPPTKG masih belum merekomendasikan adanya kegiatan pendakian untuk umum. BPPTKG menyatakan pendakian hanya dilakukan untuk kepentingan penyelelidikan dan peneletian serta yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Tung Dasem Bagikan 4 Resep Atasi dan Pulih dari Virus Corona

Peristiwa   01 Juni 2020 - 16:39 WIB
Bagikan:          
Bagikan: