Tenda Pendaki Pria dan Wanita Gunung Rinjani di Pisah, TNGR Tolak Rencana Tersebut

TrubusNews
Astri Sofyanti
20 Juni 2019   11:00 WIB

Komentar
Tenda Pendaki Pria dan Wanita Gunung Rinjani di Pisah, TNGR Tolak Rencana Tersebut

Pendaki berkemah di Plawangan Sembalun (Foto : Trubus.id/Thomas Aquinus Krisnaldi G)

Trubus.id -- Terkait isu rencana pemisahan antara tenda bagi pendaki pria dan pendaki wanita, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Sudiyono akhirnya angkat bicara.

Melalui siaran persnya, Kamis (20/6), Sudiyono mendukung adanya program wisata halal yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Namun, berkaitan dengan adanya gagasan pemisahan antara tenda laki-laki dan perempuan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dirinya menilai akan menimbulkan pro dan kontra bagi masyarakat khususnya wisatawan.

Bahkan pihaknya menegaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi prioritas pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

"Kami sampaikan bahwa program tersebut tidak akan kami laksanakan karena bukan menjadi prioritas TNGR," kata Sudiyono, dalam keterangan resminya di Mataram, Kamis (20/6/19).

Dirinya mengakui bahwa saat ini tengah fokus pada perbaikan manajemen pendakian, terlebih kembalinya dibuka jalur pendakian Rinjani pada 14 Juni lalu.

"Pada saat ini kami sedang fokus pada perbaikan manajemen pendakian khususnya pada e-Tiketing, pengelolaan sampah dan perbaikan sarana prasarana jalur pendakian," ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta pada seluruh pihak untuk mengakhiri pembicaraan terkait hal tersebut, karena dikhawatirkan akan merugikan dunia pariwisata di Indonesia.

Selain itu, TNGR juga meminta kepada para pendaki untuk mematuhi rambu-rambu dan tanda bahaya yang telah terpasang di sepanjang jalur pendakian Gunung Rinjani. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: