Empat Desa di Konawe Masih Terisolir Pasca Banjir

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
19 Juni 2019   17:30

Komentar
Empat Desa di Konawe Masih Terisolir Pasca Banjir

Banjir Kepung sebgain wilayah di Sulawesi Tenggara (Foto : ANTARA FOTO/Oheo Sakti)

Trubus.id -- Curah hujan tinggi memicu banjir di sebagina wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Banjir yang mengepung Kabupaten Konawe Selatan mengakibatkan puluhan ribu warga mengungsi dan dievakuasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Posko Tanggap Darurat Banjir Sulawesi Tenggara, Rabu (19/6/19), empat desa yang berada di Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe masih terisolir akibat banjir.

Empat desa yang masih terisolir tersebut antara lain, Desa Wawotoma, Latoma Jaya, Arombu Utama dan Desa Amboluto, keempat desa tersebut terletak di Kabupaten Konawe.

Salah seorang Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Santoso menyatakan, sejumlah desa di Kabupaten Konawe sampai saat ini masih sulit dijangkau dengan menggunakan kendaraan darat. Penyebabnya adalah karena hampir seluruh titik di wilayah tersebut masih tergenang banjir. ketinggian banjir sendiri cukup bervariasi mulai dari 2 sampai 4 meter.

Baca Lainnya : Kerugian Sektor Pertanian Akibat Banjir di Kabupaten Konawe Selatan Lebih Dari Rp19 Miliar

“Meski masih terisolir, tapi petugas gabungan yang meliputi TNI/Polri, BPBD dan sejumlah relasan sudah mengirimkan bantuan logistik ke lokasi menggunakan helikopter,” tambahnya.

Ia juga mengaku sejumlah warga yang berada di desa terisolir mulai bisa tertangani.

Selain di empat desa di Kecamatan Latoma, kondisi serupa juga masih dirasakan ratusan warga di lima desa yang berada di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe. Budi salah seorang relawan mengatakan bahwa lima desa ini masih sulit dijangkau oleh kendaraan.

“Kami masih kesulitan mendistribusikan bantuan logistic ke lima desa ini, sehingga bantuan belum merata dirasakan ke semua warga,” jelas Budi.

Salah seorang relawan yang juga warga setempat, Budi mengatakan kesulitan yang dirasakan bagi warga korban banjir di desa itu karena akses untuk mengirim bantuan logistik ke desa itu tidak ada, akibatnya bantuan dari donator dan instansi hanya bisa sampai pada titik lokasi posko yang sudah ditentukan, sementara sampai warga belum bisa.

Baca Lainnya : Kemenkes Kirim Alat Kesehatan Lingkungan Bantu Korban Banjir Konawe Utara

Sampai saat ini data BPBD setempat menyebutkan, area persawahan di Kecamatan Pondidaha yang siap panen dan baru tanama terendam banjir seluas 7.000 hektare dari total areal persawahan di kabupaten Konawe seluas 34.500 hektare lebih, belum termasuk areal perkebunan petani sayuran dan tambak ikan air tawar. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: