Menko Darmin Buka Peluang Ekspor Kopi ke Prancis

TrubusNews
Astri Sofyanti
17 Juni 2019   11:00 WIB

Komentar
Menko Darmin Buka Peluang Ekspor Kopi ke Prancis

Barista mengolah kopi lokal (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Kopi menjadi komoditas perkebunan unggulan di Indonesia. Bahkan beberapa tahun belakangan, merebaknya tren gaya hidup mengonsumsi pada masyarakat turut mendorong konsumsi kopi semakin bergeliat. Tak hanya itu, saat ini kopi lokal bahkan mulai dikenal dunia karena memiliki cita rasa tinggi serta aroma kopi yang sangat disukai para pecinta kopi. Maka tak heran jika Indonesia merupakan salah satu negara produsen dan eksportir kopi besar di dunia.

Guna mendorong ekspor kopi lokal semakin bersinar di pasar internasional, hari ini, Senin (17/6/19), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution terbang ke Marseille, Prancis untuk bertemu dengan Walikota Marseille, Jean-Claude GAUDIN.

“Menko Darmin direncanakan juga akan bertandang ke pusat industri kopi Henry Blanc,” kata Konjen RI Marseille Asianto Sinambela mengutip Antaranews, Senin (17/6).

Baca Lainnya : Kementan Ekspor 134 Ton Kopi ke Georgia dengan Nilai Ekonomi Rp134 Miliar

Kunjungan Menko Darmin ke Marseille menjadi salah satu rangkaian kunjungan kerja untuk mempromosikan peningkatan hubungan ekonomi dan komersial dengan Prancis khususnya wilayah Selatan. Peluang pasar untuk produk kopi Indonesia di wilayah Marseille cukup menjanjikan dengan konsumsi kopi yang tinggi, serta terdapat kebutuhan besar kopi dari Indonesia yang dapat diserap industri di Prancis.

Dalam keterangannya, Menko Darmin mengungkapkan bahwa perlunya dukungan Walikota Marseille untuk mendorong perdagangan di wilayahnya dengan Indonesia, terutama komoditas kopi.

Pasalnya dirinya melihat adanya potensi bagi para pemuda Indonesia untuk belajar ke ke Marseille dalam bidang-bidang keahlian yang menjadi keunggulan Prancis, salah satunya pengolahan kopi.

Baca Lainnya : Edy Rahmayadi: Sumut Salah Satu Tempat Menanam Kopi Kelas Dunia

Walikota Jean-Claude Gaudin menyambut baik keinginan Indonesia mengintensifkan hubungan dagang dengan Prancis Selatan, dan merasa sangat terbantu dengan adanya perwakilan diplomatik asing dalam menjalin hubungan dagang dengan negara negara sahabat. Walikota sangat mendukung hubungan perdagangan dan komersial langsung, dan khususnya komoditas kopi. Marseille memiliki pusat industri kopi yang memiliki jaringan luas.

Seusai pertemuan dengan Walikota Marseille, Menko perekomomian didampingi Deputi Bidang Kerja Sama Internasional dan Konjen RI Asianto Sainambela berkunjung ke industri kopi Henry Blanc. Wakil Walikota Marseille bidang Hubungan Internasional dan Kerja Sama Eropa - Laut Tengah, Jean Roatta ikut dalam kunjungan ke pusat industri kopi kota Marseille.

Baca Lainnya : Sejahterakan Petani Cianjur, Kementan Bantu 200 Ribu Benih Kopi dan Alsintan

Industri kopi Henry Blanc lebih banyak mengimpor kopi dari wilayah Afrika dan Amerika Latin, sementara kopi dari Asia diimpor dari Vietnam dan Indonesia. Kopi Indonesia yang diimpor oleh Henry Blanc adalah kopi Jawa jenis Arabica, sebagai bahan utama coffee blending sesuai selera pasar dan konsumen setempat.

Kedua pihak tersebut berkomitmen untuk membuka kontak usaha seluas-luasnya, khususnya untuk membangun jalur dagang langsung komoditas kopi Indonesia.

“Terdapat cukup banyak daerah-daerah di Indonesia yang memiliki produk kopi sangat baik,” ungkap Darmin.

Meski begitu, diakui Darmin salah satu kendalanya adalah Indonesia masih tertinggal dalam hubungan dagang dan pemasaran Internasional. Guna mengembangkannya, Pemerintah Indonesia tengah melakukan riset pengembangan bibit unggul untuk perkebunan dan pertanian rakyat, dan membuka akses pasar internasional. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: