Mentan Jamin Bangun Kembali Sektor Pertanian Warga Terdampak Banjir Konawe

TrubusNews
Syahroni
14 Juni 2019   21:30 WIB

Komentar
Mentan Jamin Bangun Kembali Sektor Pertanian Warga Terdampak Banjir Konawe

Mentan Andi Amran Sulaiman berjanji akan membangun kembali sektor pertanian dan peternakan di Konawe. (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Banjir meluluh lantahkan Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Akibatnya, ribuan warga jadi korbannya. Tak hanya itu, lahan pertanian dan peternakan warga juga kena dampaknya. 

Untuk membantu mereka, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menjamin akan membangun kembali lahan pertanian dan peternakan warga yang terdampak. Kepastian ini ia sampaikan saat mengunjungi lokasi bencana banjir bandang, untuk memastikan bantuan bagi korban banjir terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran.

Baca Lainnya : 1.598 KK Mengungsi Akibat Banjir di Konawe Utara, 3 Desa Masih Terisolir

"Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Mitra telah berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp12 Miliar. Kemudian yang terpenting di belakang kita ini adalah sawah, yang tenggelam ada 600 ha, totalnya ada 10 ribu ha. Insya Allah 600 ha ini, khusus sawah akan kami ganti berikan bibit dan pupuk gratis. Yang 600 ini akan kami bangun lagi dengan bantuan traktor roda dua dan roda empat,” ujar Amran dalam keterangan resminya.

Amran berjanji sebuah tim khusus akan langsung bergerak cepat membangun sawah dan lahan pertanian yang terkena dampak banjir bandang, segera setelah air surut.

“Sebentar air surut kita langsung bergerak membangun sawah dan lahan pertanian, agar petani langsung kembali mengolah sawah dan lahan pertanian. Kami meminta tim Kementan dan daerah bergerak cepat karena alat mesin, bibit dan pupuk telah tiba di Kendari,” tegas Amran.

Baca Lainnya : Mentan Targetkan Konawe untuk Dukung Penguatan Lumbung Pangan Nasional

Begitupula dengan ternak yang terkena dampak atau bahkan hanyut terbawa arus banjir.

“Sebelum bencana banjir kita sudah bantu ternak yaitu ayam sebanyak 46 ribu ekor ayam, dan kambing. Nanti akan kami tambah lagi bantuan ayam dan kambing, “ tutur Amran.

Meskipun kondisi pertanian di Sulawesi Tenggara sedang terdampak bencana, Amran meminta masyarakat tidak khawatir dan senantiasa menjaga kesehatan. Karena pangan, air bersih, obat-obatan, listrik dan kebutuhan lainnya saat ini sudah mulai tersedia menyusul bantuan yang sudah mulai masuk. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: