Serahkan 3.000 Sertifikat Tanah, Jokowi: Bali Jadi Provinsi Pertama Penyelesaian Sertifikat Tanah

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
14 Juni 2019   18:30

Komentar
Serahkan 3.000 Sertifikat Tanah, Jokowi: Bali Jadi Provinsi Pertama  Penyelesaian Sertifikat Tanah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyerahkan 3.000 sertifikat hak atas tanah kepada rakyat, di Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Jumat (14/6) siang. (Foto : Biro Pers Istana Kepresidenan)

Trubus.id -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 3.000 sertifikat hak atas tanah kepada rakyat, di Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Jumat (14/6) siang.

Dalam sambutannya, Jokowi memperkirakan pada tahun 2025 nanti seluruh bidang tanah yang seharusnya memiliki sertifikat akan memperoleh sertifikat. Ia mengajak rakyat bersyukur karena nantinya Provinsi Bali akan menjadi yang pertama semua sertifikat itu selesai.

“Itu tahun ini. Tadi Pak Menteri Agraria sudah sampaikan. Bali adalah pertama, provinsi pertama yang semuanya nanti sudah bisa pegang sertifikat,” kata Presiden Jokowi yang disambut tepuk tangan warga yang hadir dalam acara tersebut.

Baca Lainnya : Jokowi Optimis Target Sembilan Juta Sertifikat Tanah Tercapai

Kepala Negara menjelaskan, kalau dirinya pergi ke desa, ke kampung, ke daerah, selalu yang masuk adalah laporan sengketa tanah, sengketa lahan, konflik tanah. Konflik bisa terjadi tetangga dengan tetangga, bapak dengan anaknya, masyarakat dengan pemerintah, dan masyarakat dengan BUMN.

Oleh sebab itu, Kepala Negara mengingatkan, yang namanya sertifikat, tanda bukti hak hukum atas tanah yang kini penting sekali untuk mendinginkan suasana yang ada di setiap daerah agar tidak ada yang namanya konflik tanah lagi, sengketa tanah dan sengketa lahan.

“Kalau sudah pegang ini mau apa? Ada orang ngaku-ngaku 'Ini tanah saya', 'Heh, tanah saya. Sertifikatnya ada.' Di sini juga jelas, nama pemegang hak di sini, desanya jelas, semua. Meter perseginya berapa di sini ada semua. Udah, mau apa coba? Mau ke pengadilan? Pasti menang, pegang ini kok,” tutur Kepala Negara.

Untuk itu Jokowi berpesan kepada penerima sertifikat agar mereka menjaga sertifikat dengan baik dan difotokopi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berkesempatan untuk berinteraksi dan berdialog dengan sejumlah masyarakat yang diminta maju ke depan. Jokowi sempat menanyakan perihal proses pembuatan sertifikat kepada masyarakat yang dijawab oleh mereka rata-rata pengurusannya memakan waktu sekitar sebulan.

Baca Lainnya : Kembali Kunjungi Bali, Jokowi Ingin Pasar Sukawati Jadi Pasar Rakyat Modern 

Jokowi pada kesempatan yang sama juga membagikan sepeda kepada masyarakat yang beruntung.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan A. Djalil mengatakan di Bali sampai saat ini jumlah tanah yang ada 1,8 juta dan tanah yang sudah diselesaikan sertifikasinya, sampai 2018 sebanyak 83 persen. Dengan begitu masih ada 180 ribu bidang tanah yang harus selesaikan.

"Jadi Bali yang pertama di mana seluruh tanahnya bersertifikat, sampai saat ini dari 147 ribu yang harus kami selesaikan. Tahun 2019,sudah 66 ribu selesai disertifikatkan,” katanya.

Di Bangli saat kesempatan tersebut ada, 3.000 penerima sertifikat mewakili 4.186 sertifikat yang diterbitkan. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Fransiska Lie 14 Juni 2019 - 21:19

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: