Korban Banjir di Kabupaten Wajo Mulai Terserang Infeksi Jamur

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
13 Juni 2019   14:00

Komentar
Korban Banjir di Kabupaten Wajo Mulai Terserang Infeksi Jamur

Sulawesi di Kepung Banjir (Foto : Dok BNPB)

Trubus.id -- Curah hujan dengan intensitas tinggi diketahui telah memicu banjir di sejumlah wilayah Sulawesi sejak awal Juni 2019 lalu. Akibatnya puluhan ribu warga terdampak banjir dan harus dievakuasi. Salah satu wilayah yang dikepung banjir cukup parah yakni Kabupaten Wajo, Sulawesi Tenggara.

Puluhan desa di sejumlah kelurahan di Kabupaten Wajo terendam banjir. Ketinggian air banjir juga terus meningkat hingga mencapai 3 meter.

Sudah sepekan lebih banjir merendam puluhan permukiman yang tersebar di tujuh kecamatan, di Kabupaten Wajo, Sulawesi Tenggara. Warga yang menjadi korban banjir mulai mengeluhkan gangguan kesehatan.

Baca Lainnya : 49 Warga China Meninggal Dunia Akibat Banjir, Lebih dari 300.000 Orang Dievakuasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo menyatakan banjir terjadi akibat hujan deras disertai luapan sungai Walannae dan danau Tempe. Banjir telah merendam 52 desa dan 7 kelurahan di Kabupaten Wajo.

Dilaporkan, sampai saat ini ribuan rumah di Kabupaten Wajo masih terendam banjir. Dampak banjir yang terparah adalah permukiman yang berada di pesisir Danau Tempe. Bahkan, di lokasi permukiman warga terdapat ketinggian air banjir dengan hampir tiga meter.

Lebih dari seminggu dikepung banjir, banyak warga di Kabupaten Wajo mulai terserang berbagai macam penyakit salah satunya infeksi jamur. Untuk membantu pemeriksaan kesehatan korban banjir, tim medis dari Puskesmas Kelurahan Tempe dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo melakukan pemeriksaan kesehatan di lokasi bencana.

Baca Lainnya : Rampung Digarap, Tukad Mati Cegah Banjir di Beberapa Wilayah Bali

Karena wilayah tersebut masih dikepung banjir, tim medis menemui korban untuk memberikan pelayanan kesehatan harus menggunakan perahu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dilaporkan sebagian besar korban mengalami gangguan kesehatan yaitu anak-anak dan orangtua lanjut usia. Para warga rata-rata terserang infeksi jamur, flu dan demam.

Anggota tim medis dari Puskesmas Tempe, dr. Dea Mardi Rauf mengatakan, penyebab sebagian korban terkena jamur kulit karena sering kontak dengan air. Kondisi yang memicu infeksi jamur salah satunya karena cuaca yang dingin dan lembap. Para korban saat ini sangat memerlukan bantuan air bersih. [NN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Cindy Tanaka 13 Juni 2019 - 17:08

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: