Gelombang Tinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi Empat Hari ke Depan, Masyarakat Diimbau Waspada

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
13 Juni 2019   11:30

Komentar
Gelombang Tinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi Empat Hari ke Depan, Masyarakat Diimbau Waspada

Ilustrasi gelombang tinggi (Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia dalam empat hari ke depan (13-16 Juni 2019). Bahkan, ketinggian gelombang dapat mencapai 1,25 hingga 6 meter.

Dari hasil pantauan BMKG, terdapat pola angin di wilayah utara ekuator yang umumnya berembus dari timur - selatan dengan kecepatan 4 - 15 knot. Sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya angin berembus dari timur – tenggara dengan kecepatan 4 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan P. Enggano hingga selatan Jawa, P. Sawu - P. Rote, Laut Timor, Laut Banda, Perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Perairan selatan Kep. Kei - Kep. Aru, Laut Arafuru, Perairan Yos Sudarso - Merauke. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Baca Lainnya : Ratusan Nelayan Pantai Baron Tidak Melaut Karena Gelombang Tinggi

Terdapat potensi peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah seperti  Perairan Timur P. Simeulue, Perairan Timur Kep. Mentawai, Selat Sape bagian selatan – Selat Sumba, Laut Sawu – Selat Ombai, Perairan Selatan Flores, Perairan P. Sawu – P. Rote – Kupang, Laut Timor selatan NTT, Selat Karimata, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan, Perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Timur Kep. Selayar, Laut Flores, Teluk Bone bagian selatan, Perairan Bau Bau – Wakatobi, Perairan Manui – Kendari, Perairan Selatan P. Buru – Seram, Perairan Kep. Sermata hingga Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Kei – Kep. Aru, Laut Arafuru, Laut Banda, Perairan Amamapare, dan Perairan Barat Yos Sudarso. 

Beberapa wilayah perairan Indonesia lainnya juga berpotensi mengalami gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran 2,5 hingga 4 meter. Wilayah tersebut adalah Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan  Barat P. Simeulue hingga P. Siberut, Samudera Hindia barat Aceh hingga Nias, Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan, Perairan Selatan Sumbawa hingga P. Sumba, serta Samudera Hindia selatan Sumbawa hingga Sumba.

Baca Lainnya : BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi hingga Level Sangat Berbahaya pada 10-13 Juni 2019

Sementara itu, potensi gelombang tertinggi yaitu 4 hingga 6 meter, rawan terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia seperti Perairan Barat Mentawai hingga Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia barat Mentawai – Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan P. Jawa hingga Lombok, Selat Bali bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan Jawa hingga Lombok.

BMKG selalu mengimbau pada masyarakat yang berdomisili di sekitar pesisir serta nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m) untuk selalu waspada. [NN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Cindy Tanaka 13 Juni 2019 - 17:09

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: