Pantai Baron Gunungkidul Disapu Gelombang Pasang Air Laut

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
13 Juni 2019   12:00

Komentar
Pantai Baron Gunungkidul Disapu Gelombang Pasang Air Laut

Gelombang tinggi di Pantai Baron Gunungkidul tetap ramai dikunjungi wisatawan (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pantai Baron yang berada di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, disapu gelombang pasang air laut yang menghantam sepanjang pantai selatan, sejak Selasa 11 Juni sampai Rabu 12 Juni 2019. Berdasarkan laporan koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono mengatakan akibat disapu gelombang pasang, pasir Pantai Baron yang sebelumnya hanyut ke tengah laut saat tersapu gelombang tinggi pada 2018 lalu kembali ke bibir pantai.

Padahal Pantai Baron merupakan salah satu pantai yang masih ramai dikunjungi wisatawan libur Lebaran. Dikatakan Marhono, alisan bawah tanah Pantai Baron yang mencapai tiga sampai empat meter menjadi satu hingga satu setengah meter, sehingga cocok untuk bermain air.

"Kawasan pantai yang sebelumnya batuan karang akibat abrasi kembali tertutup pasir. Terutama di kawasan pantai yang berpasir putih kembali bersih dan pasirnya semakin luas," kata Marjono mengutip Antaranews, Kamis (13/6).

Lebih lanjut kata dia, gelombang tinggi terjadi sejak Selasa (11/6) hingga Rabu (12/6) menyebabkan pasir dari tengah laut terbawa ke bibir pantai.

Baca Lainnya : Ratusan Nelayan Pantai Baron Tidak Melaut Karena Gelombang Tinggi

"Gelombang tinggi tahun ini berdampak positif dan negatif. Dampak positifnya kawasan Pantai Baron berubah menjadi sangat indah dan ramah bagi wisatawan. Kemudian dampak negatifnya, nelayan tidak bisa melaut sehingga mereka tidak ada pendapatan," ujarnya kembali.

Marjono mengatakan, tinggi gelombang pada Kamis ini sekitar 14 kaki atau sekitar 3,5 meter, namun tergolong landai karena puncak ketinggian gelombang ada di tengah. Ia menambahkan, wisatawan yang berkunjung hari ini bisa tetap bebas bermain air di sekitar sungai karena saat ini kedalamannya hanya sekitar satu meter di sisi timur, sementara di sisi barat kedalaman air tidak disarankan karena cukup dalam.

Selain itu, dirinya juga melaporkan karena potensi gelombang tinggi masih akan terjadi, sampai saat ini, nelayan masih belum melaut.

"Kami sudah menginformasikan kepada nelayan, pedagang dan wisatawan untuk waspada terkait gelombang tinggi. Sejumlah lapak pedagang, dan kapal nelayan pun sudah dievakuasi ke lokasi yang aman," pungkasnya.

Baca Lainnya : BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi hingga Level Sangat Berbahaya pada 10-13 Juni 2019

Dia mengatakan dampak dari gelombang tinggi menyebabkan empat kapal yang mengalami rusak ringan akibat hantaman gelombang. Petugas SAR juga memasang rambu dan terus memberikan peringatan kepada pengunjung.

"Fenomena ini tahunan, jadi kami sudah mengantisipasi sejak dua hari lalu dengan memberikan peringatan kepada nelayan dan pedagang," ucapnya.

Sebelumnya, Bendahara Kelompok Nelayan Mina Samudra Pantai Baron, Sarno mengatakan sejak gelombang tinggi di pantai selatan, sekitar 230 nelayan yang berada di Pantai Baron tidak melaut.

"Selama tidak melaut, nelayan saat memilih untuk fokus memperbaiki alat tangkap atau kegiatan lainnya," katanya. [NN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Cindy Tanaka 13 Juni 2019 - 17:08

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: