Lahan Pertanian Terdampak Erupsi Sinabung, Harga Kentang dan Tomat Melambung

TrubusNews
Reza Perdana | Followers 2
12 Juni 2019   21:00

Komentar
Lahan Pertanian Terdampak Erupsi Sinabung, Harga Kentang dan Tomat Melambung

Harga komoditas pertanian di Kota Medan melonjak karena terdampak erupsi Gunung Sinabung. (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera utara kembali erupsi, Minggu (9/6) kemarin. Dampak bencana alam ini akhirnya mempengaruhi harga beberapa komoditas pertanian di beberapa pasar tradisional di Kota Medan. 

Seperti di Pasar Petisah Medan, harga kentang mengalami kenaikan hingga Rp4.000 per kilogram. Sementara untuk tomat juga mengalami kenaikan hingga Rp3.000 per kilogram.

Baca Lainnya : Pasokan Melimpah, Harga Cabai di Pasar tradisional Kota Medan Berangsur Turun

Seorang pedagang tomat di Pasar Petisah Medan, Nur Cahaya mengatakan, harga kentang di pasaran sebelumnya dijual Rp8.000 per kilogram dan saat ini naik menjadi Rp12.000 per kilogram.

"Sejak Senin kemarin harga kentang naik karena pengaruh erupsi Sinabung," kata Nur kepada Trubus.id, Rabu (12/6).

Diungkapkannya, dampak dari erupsi Sinabung menyebabkan beberapa petani kentang yang berada di Kabupaten Karo harus memanen sebelum masa panen. "Di Brastagi sudah panen kentang. Karena sebagian tanaman tertutupi abu vulkanik Sinabung," ucapnya.

Baca Lainnya : Harga Berbagai Komoditas Meningkat, Inflasi Medan Pada Bulan Mei 1,33 Persen

Selain kentang, abu vulkanik juga berdampak kepada tomat. Harga tomat juga mengalami kenaikan. Sebelumnya Rp9.000 hingga Rp10.000, dan sekarang Rp13.000 per kilogram.

Gunung Api Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, kembali erupsi dengan mengeluarkan material abu vulkanik setinggi lebih kurang 7.000 meter di atas puncak. Akibat erupsi, abu vulkanik menutupi sebagian ladang masyarakat. [RN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: