BP2LHK Aek Nauli Kelola Kotoran Gajah jadi Kertas Serbaguna

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
11 Juni 2019   19:00

Komentar
BP2LHK Aek Nauli Kelola Kotoran Gajah jadi Kertas Serbaguna

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Ketergantungan manusia pada kayu untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok kertas dunia saat ini masih sangat tinggi. Dampaknya, lingkungan dan keanekaragaman hayati jadi terganggu. 

Sebagai langkah mengatasi hal itu, pembuatan kertas menggunakan serat non kayu bisa menjadi solusi. Salah satu contohnya dengan memanfaatkan kotoran gajah, seperti yang ditawarkan Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, Pematang Siantar, Sumatera Utara. 

Kotoran gajah merupakan limbah yang banyak ditemukan di Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC) yang berada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli. Mengolah kotoran empat ekor gajah yang ada di sana menjadi produk yang bermanfaat seperti kertas, menjadi peluang yang bagus dan bermanfaat. 

Baca Lainnya : Feses Gajah Bisa Jadi Bahan Baku Kertas Daur Ulang, Loh

"Seekor gajah dapat menghasilkan hingga 240 pon (110 kg) kotoran per hari. Kotoran yang dihasilkan per hari dapat digunakan untuk memproduksi sekitar 265 lembaran kertas dengan ukuran rata-rata panjang 30 inci lebar 25 inci. Kertas kotoran gajah umumnya dapat digunakan untuk membuat berbagai macam produk kertas, mulai dari kertas tulis biasa, buku harian, dan buku memo besar,” jelas Erwin Patriot Manik, Teknisi Litkyasa BP2LHK Aek Nauli yang menangani pengolahan limbah gajah dalam siaran persnya. 

Menurut Manik, walaupun mudah tapi cukup banyak tahapan yang dilakukan dalam pembuatan kertas kotoran gajah. Mulai dari tahapan awal berupa pengumpulan material berupa kotoran gajah, kertas bekas, karton, dan lain-lain hingga penjemuran dan penyimpanan kertas yang sudah jadi pada lemari penyimpanan. 

Tahapan ini memakan waktu hanya beberapa jam saja, tapi bisa juga seharian jika cuaca saat penjemuran kertas tidak mendukung. Pengolahan limbah kotoran gajah menjadi kertas di BP2LHK Aek Nauli masih terus berjalan dan dikembangkan. 

Baca Lainnya : Keren, Dosen UGM Ubah Kotoran Gajah jadi Papan Komposit Berkualitas Tinggi

Kertas yang dihasilkan masih berupa lembaran dengan berbagai ukuran dan warna. Kedepannya kertas tersebut akan dibuat lebih tebal, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan untuk tas souvenir (paper bag). 

"Nanti, paper bag ini selain untuk dipamerkan, juga bisa kita jual lewat koperasi kepada pengunjung yang datang, terutama pelajar dan mahasiswa. Paling tidak kita sudah ikut mengajarkan kepada mereka untuk mengurangi sampah kantong plastik dengan penggunaan tas yang ramah lingkungan," tambahnya. 

Selain itu, saat ini limbah kotoran gajah di KHDTK Aek Nauli juga diolah menjadi pupuk kompos, sementara sisa pakan gajah (pelepah sawit) diolah menjadi kerajinan dan sebagian diolah menjadi asap cair. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Cindy Tanaka 11 Juni 2019 - 20:36

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan: