Satu Ton Ikan Mati di Kulon Progo Diduga Akibat Pembuangan Limbah Udang

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
11 Juni 2019   08:00

Komentar
Satu Ton Ikan Mati  di Kulon Progo Diduga Akibat Pembuangan Limbah Udang

Ilustrasi ikan mati (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sebanyak satu ton ikan berbagai jenis di Laguna Trisik, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, diketahui mati yang diduga akibat dari pencemaran limbah budi daya udang.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Kelauta dan Perikanan (DKP) Kulon Progo Sugiharto di Kulon Progo, Senin (10/6) mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari nelayan Trisik, Kecamatan Galur, bahwa sejak Rabu (5/6) hingga saat ini, ikan di Laguna Trisik banyak yang mati.

"Sampai saat ini, ikan yang mati lebih dari satu ton. Kami menduga ikan mati disebabkan limbah tambak laguna di sekitarnya," ujarnya.

Baca Lainnya : 1.064 Hektare Lahan Pertanian dan 420 Hektare Lahan Perikanan Hancur Diterjang Banjir di Sulawesi Tenggara

Dikatakannya, petambak udang membuang limbah ke Laguna Trisik. Kemudian, pada musim kemarau air di laguna mengalami penyusutan, sehingga kandungan bahan organik meningkat Itu menyebabkan ikan di dalam laguna mati.

Rencananya, ikan yang mati akan dikubur masal. Saat ini, DKP Kulon Progo dan nelayan Trisik mengusahakan alat berat untuk menguruk dan mengubur ikan yang mati.

Jenis ikan yang mati, yakni nila hitam, petik, keting, dan berbagai jenis ikan lainya.

"Ikan yang mati akan dikubur pada, Rabu (12/6). Lokasi kuburan ikan direncanakan di tepi laguna," ujarnya.

Baca Lainnya : Inggris Didesak Hentikan Dukungan Dana Proyek Bahan Bakar Fosil

Akibat kejadian tersebut, Sugiharto mengimbau kepada pembudi daya tambak udang membuat bak penampungan pembuangan. Selama ini, mereka mengabaikan lingkungan dan membuang limbah ke laguna.

"Kami sampaikan imbauan kepada mereka, tolong buatkan bak penampungan supaya air yang keluar ke laguna sudah bersih. Jangan dibuang langsung, yang kotorannya masih sangat tinggi," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Kesehatan Ikan dan Lingkungan DKP Kulon Progo Siti Khoiriyah mengatakan pihaknya sudah mengambil sampel untuk mengukur PH air. Kadar normal PH normal 7, tapi di Laguna Trisik mencapai 9,33.

"Hal ini dapat menyebabkan ikan mati dan seluruh biota dalam laguna juga mati," ujarnya seperti dikutip Antaranews. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: