Inilah 2 Penyebab Kenaikan Harga Cabai dan Bawang di Sejumlah Daerah

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
02 Juni 2019   06:00

Komentar
Inilah 2 Penyebab Kenaikan Harga Cabai dan Bawang di Sejumlah Daerah

Pedagang bawang merah (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri harga bawang merah dan cabai di beberapa pasar tradisional diketahui bergerak naik. Hasil penelusuran pemerintah ternyata ada dua penyebab kenaikan dua komoditas sayuran tersebut.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengungkapkan ada dua penyebab kenaikan harga bawang merah dan cabai. Pertama, menghadapai Hari Raya Idul Fitri biaya ekspedisi atau distribusi bahan pokok mengalami kenaikan. Baik distribusi dari produsen ke pasar induk maupun dari pasar induk ke pedagang eceran.

Penyebab kedua, hasil identifikasi ternyata lima hari menjelang Lebaran banyak pedagang telah mudik (pulang kampung). Agung mencontohkan, jika biasanya ada 10 pedagang, maka kini tinggal 3 pedagang yang berjualan bawang merah dan cabai.

Baca Lainnya : Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Induk Kramatjati Terpantau Naik

“Kita bisa bayangkan bagaimana kalau pedagang berkurang, volume yang diperdagangkan juga berkurang, tapi  permintaan tetap, maka dampaknya akan terjadi kenaikan harga,” papar Agung.

Dari hasil identifikasi tersebut, Agung menegaskan, pihaknya berupaya mencari ‘obat’ agar harga tidak terus bergerak naik. Resepnya adalah distribusi. Pemerintah lalu membantu distribusi bahan pangan tersebut ke pasar-pasar tradisional, sekaligus menjadi pedagang di pasar. “Kita lakukan operasi pasar di 10 pasar di DKI Jakarta yang harga bawang merah dan cabainya naik,” ujarnya.

Baca Lainnya : Kementan Gerak Cepat Selamatkan Harga Cabai Rawit di Tuban

Bukan hanya OP, lanjut Agung, pihaknya juga mengoptimalkan lapak Toko Tani Indonesia (TTI) yang ada di PD Pasar Jaya. Setidaknya ada sekitar 500 TTI yang tersebar di DKI Jakarta. “Kita tambah volume pasokan bawang merah dan cabai sekaligus menjadi pedagang,” ujarnya.

Sepuluh lokasi OP berada di Pasar Minggu, Pasar Mayestik, Pasar Kramat Jati,  Pasar Pondok Labu, Pasar Cijantung, Pasar Pos Pengumben, Pasar Jatinegara, Pasar Glodok, Pasar Sunter Podomoro dan Pasar Kelapa Gading. Di lokasi tersebut harga cabai merah keriting dijual dengan harga Rp18 ribu/kg, cabai merah rawit Rp 10 ribu/kg, bawang merah grade A Rp22 ribu/kg dan bawang merah grade B Rp20 ribu/kg.

Sedangkan kondisi harga di tingkat pasar eceran di DKI per untuk cabai rawit merah berkisar  Rp 20.000 -  50.000/kg, cabai merah keriting Rp 30.000 – 52.000/kg dan bawang merah Rp30.000 – 50.000/kg. “Kita tidak ingin operasi pasar ini sebagai pemadam kebakaran. Kita harapkan komoditas cabai dan bawang merah aman. Kalau komoditas lain, inshaa Allah kita pastikan aman,” tegasnya seperti dilansir tabloidsinartani. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: