Libur Lebaran ke Pantai Parangtritis, Waspada Serangan Ubur-ubur

TrubusNews
Astri Sofyanti
01 Juni 2019   13:00 WIB

Komentar
Libur Lebaran ke Pantai Parangtritis, Waspada Serangan Ubur-ubur

Ubur-ubur di pantai ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Ubur-ubur bermunculan ke permukaan Pantai Selatan Pulau Jawa ketika suhu di laut dingin. Hal ini disebabkan karena memasuki pertengahan musim kemarau yang biasanya terjadi antara Juni hingga Agustus. Sehingga pada bulan ini diprediksi ubur-ubur akan mudah ditemukan di Pantai Selatan Pulau Jawa.

Parangtritis diketahui menjadi salah satu lokasi yang akan disinggahi oleh ubur-ubur pada saat bulan juni. Yang menjadi persoalan adalah bulan Juni bertepatan dengan libur Lebaran 2019, sehingga Pantai Selatan Pulau Jawa diprediksi akan dipenuhi oleh wisatawan untuk mengisi libur Lebaran.

Ubur-ubur terkenal karena sengatannya. Meski tidak mematikan, namun dapat menyebabkan rasa gatal, panas pada kulit hingga berpotensi sesak napas. Sehingga, kehadiran ubur-ubur akan menggangu kenyamanan wisatawan ketika bermain ke pantai. Sementara bagi orang dewasa yang tersengat dan memiliki riwayat penyakit jantung atau sesak nafas dampaknya bisa berakibat fatal.

Baca Lainnya : Wisatawan Libur Lebaran di Bali Dihimbau Menjauhi Gunung Agung

Guna mengantisipasi sengatan ubur-ubur, wisatawan yang berkunjung ke Pantai Selatan diminta untuk tidak mandi di laut.

Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) DIY Kombes Pol M Mansyur mengungkapkan, bahwa ubur-ubur tidak setiap saat muncul di Pantai Selatan.

“Ubur-ubur datangnya hanya musiman, ketika musim ubur-ubur tiba kita melakukan sejumlah langkah antisipasi,” katanya di Yogyakarta, Sabtu (1/6/19) mengutip krjogja, Sabtu (1/6).

Berkaca pada tahun lalu banyak wisatawan yang tersengat ubur-ubur, untuk itu pihaknya melakukan koordinasi dengan instansi terkait jika ada serangan ubur-ubur.

"Imbauan kepada siapapun yang datang ke Parangtritis maupun daerah pantai ini sehingga mereka sadar. Jadi bukan setiap waktu laut pasang baru kita beri imbauan, tapi setiap waktu kami arahkan wisatawan untuk tidak mandi dipantai," sambungnya.

Baca Lainnya : Libur Lebaran di Sumatera Barat Dipastikan Bebas Rabies

Pihaknya juga meminta agar berhati-hati karena larangan untuk berenang bukan tanpa sebab, tetapi justru ada bahaya yang mengancam nyawa.

“Karena karakteristik pantai yang ada di wilayah Yogyakarta ini disarankan wisatawan untuk tidak berenang. Dan terus tetap memperhatikan himbauan dari petugas,” pungkasnya. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: