Setelah Malaysia, Giliran Filipina Pulangkan Sampah Busuk Impor ke Kanada

TrubusNews
Syahroni
31 Mei 2019   22:30 WIB

Komentar
Setelah Malaysia, Giliran Filipina Pulangkan Sampah Busuk Impor ke Kanada

Kontainer berisi sampah busuk yang akan dikembalikan Filipina ke Kanada. (Foto : Rappler)

Trubus.id -- Belum lama ini, pemerintah Malaysia mengembalikan sekitar 3.000 ton sampah ke negara pengirimnya. Yeo Bee Yin selaku Menteri Energi, Teknologi, Sains, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia mengatakan bahwa warga di negara-negara asal itu mengira sampah mereka akan didaur ulang. 

Namun ternyata, kebanyakan sampah mereka dibuang ke Malaysia dan dihancurkan menggunakan metode yang merusak alam.

Masalah impor smapah ternyata tak hanya dialami Malaysia, hal serupa juga tengah dialami Filipina. Bahkan kini, negera itu berniat mengembalikan 69 kontainer sampah busuk yang dibuang ke negaranya pada 2013 dan 2014 lalu ke Kanada.

Baca Lainnya : 3 Ribu Ton Limbah Impor akan Dikirim Malaysia Kembali ke Negara Asalnya

seperti dilansir dari CNN Indonesia, Menteri Luar Negeri Filipina, Teodoro Locsin, mengatakan bahwa sampah berton-ton itu dimasukkan ke dalam kapal pengangkut di Teluk Subic yang siap berangkat pada Kamis (30/5).
 
"Selamat tinggal," kicau Locsin sembari mengunggah foto-foto kapal pengangkut tersebut melalui Twitter.

Menanggapi pengembalian sampah ini, Menteri Lingkungan Kanada, Catherine McKenna, hanya berkata, "Kami berkomitmen dengan Filipina dan kami bekerja sama dengan mereka."

Baca Lainnya : Panas, Bisnis Daur Ulang Sampah Picu Ketegangan Pemerintah Filipina dan Kanada 

Masalah sampah ini sempat membuat hubungan Filipina dan Kanada tegang. Presiden Rodrigo Duterte bahkan menarik duta besar Filipina di Ottawa karena Kanada tak kunjung mengambil sampah itu setelah melewati tenggat pada 15 Mei lalu.

Tumpukan sampah tersebut dikirimkan oleh perusahaan Kanada ke pelabuhan Filipina. Sampah busuk tersebut salah diberi label sebagai sampah daur ulang. Kanada beralasan bahwa kumpulan sampah itu akan didaur ulang. Namun, sampah tersebut ternyata terdiri dari popok, koran, dan botol minum yang tidak dapat didaur lagi. [RN]
 
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: