Ini Wilayah Kandidat Kuat Pemindahan Ibu Kota Negara

TrubusNews
Astri Sofyanti
28 Mei 2019   15:00 WIB

Komentar
Ini Wilayah Kandidat Kuat Pemindahan Ibu Kota Negara

Kepala Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI) Galuh Syahbana Indraprahasta (Foto : Trubus.id/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Rencana pemindahan ibu kota negara kembali menyeruak usai pernyataan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota negara. Sebelumnya, Presiden Jokowi juga telah merekomendasikan beberapa wilayah yang menjadi kandidat kuat untuk menjadi ibu kota negara. Salah satunya adalah di Kalimantan Tengah, Palangkaraya dan Gunung Mas. Pada progresnya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) menyiapkan dua rencana terkait pemindahan ibu kota negara.

Merespon hal tersebut, Kepala Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI) Galuh Syahbana Indraprahasta menuturka, bahwa wacana pemindahan ibu kota negara ini sudah ada sejak zaman Kolonia Belanda. Wacana tersebut kembali mencuat pada enam dekade lalu, ketika Presiden RI pertama Ir. Soekarno juga mencanangkan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan.

“Rencana pemindahan ibu kota negara dirasa perlu, setidaknya dari perspektif internal dan eksternal. Dari perspektif internal, permasalahan di DKI Jakarta dengan adanya pemindahan ibu kota menjadi semakin kompleks seperti kemacetan, banjir hingga kualitas lingkungan hidup yang semakin menurun,” kata Galuh ketika ditemui Trubus.id pada Diskusi Publik dengan tema “Tantangan dan Potensi Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara” di Kantor Pusat LIPI, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (28/5).

Sementara dari segi perspektif, diakui Galuh, sejumlah studi menunjukkan Jakarta dan wilayah penyangga sekitar lainnya mterus menjadi pusat sosial ekonomi yang menjadi lebih dominan ketimbang wilayah lainnya di Indonesia.

Sementara itu, kriteria lokasi untuk ibu kota menurut Plt. Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI Joeni Setijo Rahajoe, ibu kota baru harus bebas banjir, tahan gempa bumi dan bebas bencana, tidak ada gunung berapi, tidak ada ancaman tsunami, erosi, terhindar dari kebakaran hutan dan juga menghindari lahan gambut. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Masalah Subsidi Pupuk, Begini Solusi Pakar IPB

Peristiwa   19 Jan 2021 - 08:37 WIB
Bagikan:          
Bagikan: