Pemerintah Segera Selesaikan Pembangunan Dua Bendungan di Sulut

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
27 Mei 2019   14:30

Komentar
Pemerintah Segera Selesaikan Pembangunan Dua Bendungan di Sulut

Dok Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) (Foto : Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan)

Trubus.id -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun dua bendungan berkapasitas 39,47 juta meter kubik di Provinsi Sulawesi Utara, dalam rangka menambah jumlah tampungan air di daerah tersebut.

"PUPR terus menambah jumlah tampungan air di berbagai wilayah di Indonesia untuk meningkatkan rasio tampungan air Indonesia pada tahun 2030 bisa mencapai sebesar 120 meter kubik/kapita/tahun dari saat ini baru 50 meter kubik/kapita/tahun," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rilis yang diterima di Jakarta, Senin (27/5).

Basuki menjelaskan, di Nusantara saat ini dari 7,3 juta hektar lahan irigasi, hanya 11 persen yang mendapatkan jaminan air dari bendungan. Sedangkan dengan selesainya 65 bendungan diharapkan ke depannya, jumlah tersebut bisa meningkat pula menjadi sekitar 19-20 persen.

Baca Lainnya : Resmikan Bendungan Rotiklot, Jokowi: Air Kunci Kemakmuran di NTT

Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,37 juta meter kubik dan luas genangan 139 hektare. Bendungan ini bermanfaat untuk menyuplai air baku sebanyak 4,50 meter kubik/detik, pengendali banjir 470 meter kubik/detik dan pembangkit listrik 1,4 MW.

Bendungan dibangun sejak tahun 2016 dengan biaya Rp1,46 triliun, sedangkan saat ini progres atau kemajuannya sudah mencapai 31,39 perswen dengan target selesai pada tahun 2021.

Sementara progres Bendungan Lolak yang dibangun tahun 2016, saat ini telah mencapai 57 persen dan ditargetkan selesai akhir 2020.

Bendungan Lolak yang memiliki kapasitas tampung 16,10 juta meter kubik dengan luas genangan 97,46 hektare menjadi sumber air bagi daerah irigasi seluas 2.214 hektare, air baku 500 liter per detik dan pembangkit tenaga listrik sebesar 3,3 MW. Total biaya pengerjaan bendungan Rp1,71 triliun.

Baca Lainnya : Kembali Kunjungi NTT, Jokowi Resmikan Bendungan Rotiklot dan Tebar 200 Ribu Benih Ikan 

"Pembangunan bendungan yang menjadi target Kementerian PUPR, diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat bermanfaat karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani," jelas Basuki.

Untuk itu, pada tahun 2019 ini Kementerian PUPR akan melakukan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Torut di Kabupaten Bolaang Mongondow dengan biaya Rp10 miliar.

Pada tahun 2019 Kementerian PUPR melanjutkan revitalisasi Danau Tondano di Kabupaten Minahasa untuk meningkatkan volume tampung danau. Danau Tondano memiliki luas genangan 4.616 hektare dengan volume tampung 668,6 juta meter kubik merupakan salah satu danau kritis di Indonesia akibat pencemaran air limbah domestik maupun pakan ikan, enceng gondok dan juga akibat sedimentasi sehingga mengakibatan banjir dan terjadi penurunan kualitas air.

Baca Lainnya : Tak Hanya Mengairi 139 Hektare Sawah, Bendungan Rotiklot Jadi Destinasi Wisata Baru

Di samping bendungan dan revitalisasi danau, Kementerian PUPR pada tahun 2019 juga membangun pengaman pantai Likupang dan Mararoe di Kabupaten Kepulauan Sangihe serta Pantai Miangas Paket 1 dan 2 di Kabupaten Kepulauan Talauddi Perbatasan Sulawesi Utara dengan anggaran Rp159,5 miliar.

Selain itu juga dilakukan pembangunan tiga embung, yakni Embung Munte dan Treuman di Kabupaten Minahasa Utaradan Embung Tanawangko di Kabupaten Minahasa dengan biaya Rp43,7 miliar. Seperti dilansir dari kantor berita Antara. [NN]


 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 27 Mei 2019 - 20:35

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: