Gunung Sinabung Kembali Erupsi, PVMBG Tetap Turunkan Status Menjadi Siaga

TrubusNews
Binsar Marulitua
25 Mei 2019   14:00 WIB

Komentar
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, PVMBG Tetap Turunkan Status Menjadi Siaga

ilustrasi (Foto : Geologi.co.id)

Trubus.id -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan telah terjadi erupsi Gunung Sinabung pada hari Sabtu tanggal 25 Mei 2019 pukul 02:53 WIB. Meskipun erupsi masih terjadi, status aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) turun dari level IV (Awas) menjadi level III (Siaga).

"Tingkat aktivitas sejak tanggal 20 Mei 2019 pukul 10.00 WIB diturunkan menjadi Level III (Siaga). G. Sinabung (2.460 m dpl) mengalami erupsi sejak tahun 2013 . Erupsi terakhir tanggal 12 Mei 2019," tulis PVMBG dalam laman resminya, Sabtu (13/5).

PVMBG Menjelaskan erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi ± 7 menit 6 detik. Terakhir,  gunung api di Dataran Tinggi Karo, terdeteksi mengalami erupsi terakhir tanggal 12 Mei 2019. 

Baca Lainnya : Status Gunung Sinabung Diturunkan dari Awas ke Siaga

PVMBG Mengonfirmasi teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 200 meter dari puncak.namun tinggi kolom abu tidak teramati karena visual tertutup kabut. 

Dari  Jumat (24/5) hingga Sabtu (25/5), visual Gunungapi terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. 

Baca Lainnya : Abu Vulkanik Selimuti 4 Kecamatan di Kaki Gunung Sinabung, Warga Masih Enggan Mengungsi

Selain itu, seismograf juga mencatat 7 kali gempa hembusan,1 kali gempa tremor,10 kali gempa hybride, 1 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa tektonik lokal, 3 kali gempa tektonik jauh. Selain itu, tremor menerus dengan amplitudo 0.5 - 1 mm, dominan 0.5 mm.

Terhadap erupsi dan status Gunung Sinabung, PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor Selatan Timur, dan 4 km untuk sektor Utara-Timur.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah, mengamankan sarana air bersih, dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh. Masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar terutama pada saat terjadi hujan lebat.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: