Pemkab Guningkidul Isolasi Hewan Ternak di Lokasi Temuan Penyakit Antraks

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
23 Mei 2019   21:30

Komentar
Pemkab Guningkidul Isolasi Hewan Ternak di Lokasi Temuan Penyakit Antraks

Ilustrasi sapi yang terserang penyakit antraks. (Foto : The Standart)

Trubus.id -- Laporan ditemukannya 7 ekor hewan ternak yang terjangkit penyakit antraks mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. Untuk itu, seluruh hewan ternak di sekitar lokasi ditemukannya ternak yang terjangkit penyakit antraks diisolasi. Langkah ini dilakukan hingga vaksinasi pencegahan antraks selesai dilakukan.

Selama isolasi dilakukan seluruh hewan ternak yang ada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, dilarang dibawa keluar daerah tersebut. Angkutan ternak juga dilarang melintas ring road utara Gunungkidul untuk mengantisipasi penularan.

Baca Lainnya : 7 Ternak di Gunungkidul Positif Terjangkit Antraks, 5 Mati Mendadak

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Gunungkidul, Azman latief mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait antraks dan mereka langsung menjalankan tugas pokoknya.  

"Hari ini kita sudah berkoordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang terkait dengan antraks ini. Memang sudah postif di Gunungkidul sehingga mereka harus sudah menyadari tugas pokoknya," katanya seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (23/5).

Baca Lainnya : Penyakit Antraks Ditemukan di Gunungkidul, Waspadai Gejala-gejala Berikut Ini

Ia mengatakan, Dinas Perhubungan akan melakukan pemantauan dan melarang kendaraan pengangkut sapi melintas di sekitar wilayah Desa Bejiharjo. Hal tersebut perlu dilakukan karena daerah Grogol merupakan jalur yang digunakan menuju pasar hewan baik itu Pasar Hewan Siyono atau Semanu.

"Melokalisir tempat itu sehingga lalu lintas ternak akan dilarang melalui tempat itu. Kami sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membuat aturannya. Jadi lalu lintas ternak akan dilewatkan melalui jalur lainnya," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga akan mempersiapkan anggaran terkait pemberian vaksin terhadap hewan ternak di seluruh Desa Bejiharjo, tanpa kecuali. Vaksinasi akan dilakukan selama 10 tahun ke depan setiap dua tahun sekali. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemkab untuk menjaga Gunungkidul sebagai gudang ternak DIY yang bebas dari berbagai penyakit ternak seperti antraks. [RN]

 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Cindy Tanaka 24 Mei 2019 - 12:29

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan: