BPPTKG: Gunung Merapi Lontarkan 6 Kali Lava Pijar dalam 12 Jam, Status Waspada

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
22 Mei 2019   13:00

Komentar
BPPTKG: Gunung Merapi Lontarkan 6 Kali Lava Pijar dalam 12 Jam, Status Waspada

Puncak Merapi (Foto : ANTARA FOTO)

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan dalam waktu 12 jam, Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta lontarkan lava pijar setiap dua jam sekali.

Pengamatan dilakukan BPPTKG sejak (21/5) pada pukul 18.00 WIB hingga Rabu (22/5/19) pukul 06.00 WIB. Dalam pengamatan tersebut tercatat Gunung Merapi melontarkan enam kali lava pijar dari puncak kawah.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahanan status Gunung Merapi berada di Level II (Waspada).

Melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Rabu (22/5) Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, lava pijar yang keluar dari Merapi dengan jarak luncur antara 600 hingga 1200 meter. Guguran lava pijar juga terpantau menuju arah kali Gendol atau Tenggara.

Baca Lainnya : BMKG: Perbedaan Tekanan Udara di Australia Picu Angin Kencang di Perairan NTT

Berdasarkan pengamatan dalam enam jam terakhir, cuaca di puncak Merapi terpantau cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 14.5—18.8 derajat Celsius, kelembapan udara 62—97 persen, dan tekanan udara 568—709.8 mmHg.

Sedangkan secara visual, Gunung terlihat jelas, kabut 0—I, hingga kabut 0—II. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 20 m di atas puncak kawah.

Baca Lainnya : Pulau Sumba Kerap Diguncang Gempa, BMKG Beberkan Alasannya

Selain itu, BPPTKG mencatat gempa guguran tercatat 5 kali dengan amplitudo 10—53 mm dan durasi 27—110 detik.

Lebih lanjut dikatakan Hanik, BPPTKG tidak merekomendasikan adanya pendakian ataupun aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung. Pendakian hanya dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan mitigasi bencana. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: