Badan POM Sita Ratusan Ribu Kemasan Kopi Impor yang Mengubah Tanggal Kadaluwarsa

TrubusNews
Astri Sofyanti
20 Mei 2019   14:30 WIB

Komentar
Badan POM Sita Ratusan Ribu Kemasan Kopi Impor yang Mengubah Tanggal Kadaluwarsa

Badan POM sita produk kopi kemasan yang mengubah tanggal kadaluarsa (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) baru-baru ini menemukan 190.000 sachet produk kopi merk Pak Belalang berbagai varian yang diduga telah diubah tanggal kadaluwarsanya. Dalam temuan tersebut, pelaku menghapus 2 digit tahun kedaluwarsa pada label produk serta menggunting label kedaluwarsa pada kemasan sachet.

Dikatakan Penny, dalam penggrebekan, petugas menyita seluruh barang bukti produk Kopi Pak Belalang dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai mencapai Rp1,4 miliar. Selain itu, petugas juga menemukan peralatan yang digunakan untuk menghapus serta mengganti label kedaluwarsa yang tertera pada kemasan.

Baca Lainnya : Jelang Idul Fitri BPOM Imbau Masyarakat Waspada Parcel Kadaluarsa

"Berdasarkan hasil temuan yang ditindaklanjuti dengan penindakan karena melakukan pelanggaran serta adanya aspek kesengajaan, waktu penindakan pada 16 dan 17 Mei 2019, lokasi penindakan di satu ruko yang berada di Lebal Bulus, dengan modus menghapus dua digit terakhir label kadaluwarsa dan memperbarui kembali. Pelaku yang diketahui warga negara asing ini juga melakukan pelanggaran lain yakni kopi diimpor dari luar negeri tanpa memiliki Surat Keterangan Impor (SKI) dari Badan POM. Kedua, kemasan mencantumkan tulisan “Rajanya Kopi Nusantara”, padahal produk tersebut adalah produk impor, dan ketiga label produk tidak sesuai dengan yang disetujui oleh Badan POM, termasuk dengan sengaja mengubah tanggal kedaluwarsa," terang Penny saat ditemui di Kantor Badan POM, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Ditegaskan Kepala Badan POM, perbuatan pelaku tak hanya membahayakan kesehatan masyarakat saja, tapi juga mengabaikan prinsip keamanan pangan, merusak pasaran kopi indonesia karena menggunakan nama lokal yang berdampak pada pendapatan negara.

Baca Lainnya : Hasil Sidak, BBPOM Medan Temukan Mi Mengandung Formalin di Ramadan Fair

Dengan tegas, Kepala Badan POM menyatakan bahwa Badan POM akan mencabut Nomor Izin Edar (NIE) produk kopi Pak Belalang karena melakukan pelanggaran administratif dan pidana, serta menindak lanjuti dengan pro-justitia, karena melanggar Pasal 99 jucto pasal 143 Undang-Undang No.18 tahun 2012 tentang Pangan. Badan POM juga akan mengembangkan temuan ini kepada pihak-pihak terkait yang berkontribusi terhadap pelanggaran tersebut.

Penny juga mengungkapkan bahwa Badan POM tak segan-segan menindak siapapun yang dengan sengaja melanggar peraturan dengan melakukan kejahatan obat dan makanan.

"Kami berharap masyarakat bisa lebih cermat dan berhati-hati dalam memilih pangan yang akan dikonsumsi," tutup Penny. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: