Omzet Pedagang Bawang Merah di Jalur Alternatif Brebes Turun 50 Persen, Ini Sebabnya

TrubusNews
Astri Sofyanti
19 Mei 2019   20:00 WIB

Komentar
Omzet Pedagang Bawang Merah di Jalur Alternatif Brebes Turun 50 Persen, Ini Sebabnya

Pedagang bawang merah. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Brebes di Jawa Tengah merupakan salah satu sentra penghasil bawang merah di Indonesia. Meski menjadi sentra produksi, penjualan bawang merah di Brebes merosot hingga 50 persen.

Kondisi ini terjadi sejak adanya jalan tol Trans Jawa. Sebelum ada jalan tol, ada banyak pengendara membeli bawang merah dari pedagang yang berjualan di jalur alternatif.

"Sejak ada tol, pendapatan menurun sampai 50 persen,” kata Fitri, pedagang bawang merah dan telor asin di Jalan alternatif Brebes-Cirebon.

Baca Lainnya : Operasi Pasar Bawang Merah di Surabaya Diserbu Pembeli

Sebelum ada jalan tol, omzetnya dalam satu hari bisa mencapai Rp2 juta.

"Sekarang cuman dapat Rp1 juta karena banyak kendaraan yang lebih milih lewat tol. Kadang, enggak ada yang beli," ucapnya, dikutip dari Antaranews.

Baca Lainnya : Kunjungi Sentra Bawang Merah di Jateng, Mentan Sumringah Harga di Tingkat Petani Capai Rp20.000 per Kg

Satu kilogram bawang merah dijual Fitri dengan harga Rp25 ribu. Sementara bawang goreng dijual Rp30 ribu per toples. Biasanya, jelang Idulfitri seperti sekarang, banyak kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa yang membeli bawang merah.

"Terkadang, pembeli borong bawang merah hingga puluhan kilogram. Tapi sekarang, minat pengendara melintasi jalan alternatif non tol berkurang sejak ada tol," ungkapnya. [DF]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: