Tak Hanya Mengairi 139 Hektare Sawah, Bendungan Rotiklot Jadi Destinasi Wisata Baru

TrubusNews
Astri Sofyanti
19 Mei 2019   21:00 WIB

Komentar
Tak Hanya Mengairi 139 Hektare Sawah, Bendungan Rotiklot Jadi Destinasi Wisata Baru

Bendungan Rotiklon di NTT. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan satu dari tujuh bendungan yang menjadi program kerja pemerintah Presiden RI Joko Widodo.

Bendungan Rotiklot dibangun untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut. Itu karena, Bendungan Rotiklot mampu mengairi lahan pertanian seluas 139 hektare dan 500 hektare tanaman palawija.

Baca Lainnya : Mandek Diterjang Banjir Bandang, PUPR Kebut Penyelesaian Bendungan Karlloe

Namun, selain mengairi lahan pertanian, Bendungan Rotiklot direncanakan untuk destinasi wisata baru bagi masyarakat di Kabupaten Belu dan sekitarnya.

"Lokasi Bendungan Rotiklot yang sangat strategis sebaiknya dimanfaatkan oleh Pemkab Belu untuk mengembangkan wisata di kawasan tersebut," kata Kepala Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai II, Fery Moun Hepy.

Ia mengatakan jika pembangunan bendungan telah selesai.

Baca Lainnya : Rampung Dibangun, Bendungan Teritip Berkontribusi Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

"Jika dilihat dari ketinggian sangat indah. Nah, ada beberapa spot yang bisa digunakan untuk melihat bendungan ini dari ketinggian," kata Fely, Minggu (19/5), kepada Antaranews.

Agar bisa menjadi kawasan wisata, ia mengatakan jika Pemkab Belu berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai NTT II untuk mendesain bagaimana kawasan itu ditata.

"Namun, proses pengawasan bendungan tetap kewenangan Balai Wilayah Sungai. Tapi, harus ada satuan khusus yang mengawasi bendungan itu agar tidak rusak," jelasnya. [DF]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: