Masyarakat Danau Toba Dituntut Ciptakan Iklim Kondusif Pariwisata

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
17 Mei 2019   20:30

Komentar
Masyarakat Danau Toba Dituntut Ciptakan Iklim Kondusif Pariwisata

Pengaruh megalikum terlihat pada seni patung yang selalu dijadikan simbol pekuburan masyarakat Batak Toba. (Foto : Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Masyarakat di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, sebagai destinasi super prioritas pariwisata Indonesia diajak untuk bersama-sama aktif dan peduli terhadap lingkungan sekitar melalui gerakan sadar wisata.

Kepala Bidang Pengembangan Masyarakat Pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ambar Rukmi di Jakarta, Jumat (17/5) mengatakan bahwa, pihaknya menggelar Gerakan Sadar Wisata di destinasi The Kaldera, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Rabu (15/5). 

Baca Lainnya : The Kaldera-Toba Nomadic Escape Resmi Dibuka Menteri Pariwisata

Tujuan gerakan ini  agar masyarakat yang bermukim di kawasan destinasi wisata itu bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan yang berkunjung.

“Selain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yang sadar wisata, juga untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi kepariwisataan sekaligus mengambil manfaat dari kegiatan kepariwisataan khususnya di destinasi prioritas Toba, dengan menerapkan Sapta Pesona,” kata Ambar.

Ambar juga mengatakan bahwa saat ini kawasan sekitar Danau Toba sedang giat mengembangkan sektor untuk menciptakan peluang termasuk peluang kerja bagi masyarakat dan diharapkan dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Lainnya : Pemerintah Bangun Danau Toba, Masyarakat Harus Jaga

“Selama ini banyak warga yang belum sepenuhnya sadar bahwa pariwisata itu bisa mendatangkan kesejahteraan," katanya.

Pada kegiatan Gerakan Sadar Wisata dan Sapta Pesona tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Tobasa Audy Murphy Sitorus, Perwakilan Badan Otorita Danau Toba (BODT) M Rommy Fauzi, dan Sekjen Bank Sampah Indonesia Wilda Yanti.

Ambar mengatakan, kegiatan ini didedikasikan khusus kepada masyarakat agar bisa memiliki jiwa dan semangat membangun pariwisata. Mereka sekaligus diharapkan menjadi sumber daya manusia yang memiliki karakter dan sikap baik.

“Di samping juga memiliki karakter dan mental berwawasan pariwisata dalam mendukung pengembangan kawasan Danau Toba menuju destinasi berstandar dunia,” katanya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: