Miris, Sampah Plastik Cemari Dasar Laut Terdalam yang Bisa Dijangkau Manusia

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
14 Mei 2019   20:30

Komentar
Miris, Sampah Plastik Cemari Dasar Laut Terdalam yang Bisa Dijangkau Manusia

Victor Vescovo mengendarai Challanger Deep menuju dasar laut di kedalaman 10.957 meter. (Foto : Doc/ CNN)

Trubus.id -- Masalah sampah plastik di lautan kembali mengemuka ketika sebuah tim ekspedisi penyelaman di laut terdalam mengumumkan temuannya. Dalam ekspedisi pemetaan sonar di laut terdalam yang dilakukan di kawasan selatan Samudera Pasifik, tepatnya di dasar palung laut Mariana, tim menemukan sampah plastik. 

Dilansir dari CNN, Selasa (14/5), temuan ini terungkap ketika sebuah wahana bawah laut buatan Amerika Serikat yang dikendarai Victor Vescovo berhasil mencapai dasar laut terdalam yang bisa dijangkau manusia. Vescovo mengarungi bawah laut hingga kedalaman 10.957 meter dengan wahana yang diberi nama Challanger Deep di palung laut Mariana sebagai bagian dari misi untuk mencapai lokasi laut terdalam di dunia.

Victor Vescovo menjadi orang pertama yang mencapai laut terdalam yang bisa dijangkau manusia. (Foto: CNN)

Vescovo menjalani beberapa rute hampir sepanjang 11 kilometer menuju dasar laut, salah satunya ditempuh dalam waktu empat jam. Timnya mengatakan Vescovo membukukan rekor dalam sejarah sebagai manusia pertama yang menyelam solo di kedalaman itu. 

Dalam ekspedisi kali ini, selain menemukan empat spesies baru yang bisa memberikan informasi tentang kehidupan awal di bumi, Vescovo juga menemukan benda mengejutkan yang seharusnya tidak berada di kedalaman seperti itu. Yah, benda itu adalah kantong plastik dan bungkus permen.

Rincian perjalanan Vescovo yang berlangsung 1 Mei lalu akhirnya dirilis Senin (13/5) kemarin. Sejak dirilis, temuan itupun banyak diperbincangkan tokoh-tokoh pemerhati lingkungan.

Vescovo sendiri merupakan seorang penyandang dana berusia 53 tahun yang punya latar belakang kelautan. Kepada CNN ia menerangkan, perjalanannya ke laut dalam adalah untuk menguji ketahanan tubuh manusia sebagai bagian dari temuan ilmiah.

"Menurut saya, manusia mempunyai kecenderungan ingin menjalani hal yang ekstrem. Ini adalah bagian dari naluri manusia yang ingin menguji batas terjauh kekuatannya dan inilah yang menjadikan kita sebagai spesies yang seperti sekarang." terangnya.

Sebelum palung Mariana di Samudera Pasifik, Vescovo dan timnya sebelumnya sudah merampungkan survei di palung Puerto Rico di Samudera Atlantik, palung Sandwich selatan di selatan Atlantik, dan palung Jawa di Samudera Hindia. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: