OIC dan YEL: Tidak Ada Kepentingan Asing dalam Pelestarian Orangutan di Batang Toru

TrubusNews
Syahroni
14 Mei 2019   18:00 WIB

Komentar
OIC dan YEL: Tidak Ada Kepentingan Asing dalam Pelestarian Orangutan di Batang Toru

Perwakilan dari OIC dan YEL dalam diskusi membahas pelestarian orangutan Batang Toru. (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Orangutan Information Centre (OIC) dan Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) menegaskan, pelestarian orangutan di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), tidak ada kepentingan asing atau negara tertentu.

Direktur OIC Sumut, Panut Hadisiswoyo menegaskan, informasi mengenai adanya pihak-pihak tertentu yang ikut dalam pelestarian orangutan di Batang Toru tidak benar. 

"Tidak ada kepentingan negara mana pun dalam program ini. Kita lakukan ini karena kepedulian terhadap populasi orangutan di Batang Toru," katanya, Selasa (14/5).

Baca Lainnya : Populasi 800 Ekor Orangutan Terancam Akibat Pembangunan PLTA Batang Toru

Panut menyebut, kepedulian terhadap orangutan dimulai dari diri masing-masing. Mereka juga ingin mengajak masyarakat untuk peduli, dan bisa dimulai dari diri sendiri demi keberlangsungan hidup orangutan. 

"Tidak ada kepentingan negara manapun. Yang ada kepentingan kita," sebutnya. 

Diungkapkan Panut, mengenai adanya kabar yang menyebut NGO orangutan tidak mengampanyekan kerusakan hutan yang terjadi akibat tambang emas, yang berlokasi sama di Batang Toru, menyebabkan kerusakan hutan di lokasi inti habitat orangutan, perlu dibantah.

Baca Lainnya : Semakin Terdesak, PLTA Batang Toru Dianggap Rampas Ruang Hidup Orangutan 

"Tambang emas itu beroperasi sekitar tahun 2000, dan penetapan kawasan hutan Batang Toru sebagai habitat orangutan dilakukan sekitar tahun 2014," ungkapnya.

Panut juga menegaskan, mereka terus berjuang untuk tetap melestarikan keberadaan orangutan yang ada di Batang Toru dan terus menyuarakan dan berjuang. Apapun hasilnya, keputusan berada di tangan pemerintah sebagai pengambil keputusan.

"Kita hanya bisa memberikan masukan dan berjuang atas program dan kelestarian orangutan," tegasnya. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Aula SMKN 1 Sragen Ambruk Usai Diterjang Sragen

Peristiwa   20 Nov 2019 - 19:21 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: