Sebelum Lebaran, Kemendag Akan Kembali Impor 125 Ton Bawang Putih

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
13 Mei 2019   20:02

Komentar
Sebelum Lebaran, Kemendag Akan Kembali Impor 125 Ton Bawang Putih

Kemendag akan mengeluarkan izin impor 125 ton bawang putih jelang Lebaran. (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Harga komoditas bawang putih beberapa pekan sebelum Ramadan terus mengalami lonjakan. Namun demikian, setelah 115,675 ton bawang putih yang diimpor 8 perusahaan masuk ke Indonesia, harga di pasaran berangsur turun.

Sebelumnya, harga bawang putih sempat melonjak hingga Rp100.000 per kilogram. Namun berangsur turun ke kisaran Rp50.000 per kg setelah 115.675 ton bawang impor dipasok ke pasaran.

Namun demikian, untuk menstabilkan harga bawang putih jelang Lebaran, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mengeluarkan izin impor bawang putih lagi sebanyak 125 ribu ton sebelum akhir Mei 2019 mendatang. 

Baca Lainnya : Mentan Blacklist 56 Importir Bawang Putih Nakal

Hal itu sendiri disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih dalam dialog yang digelar di Forum Merdeka Barat, Senin (13/5). 

Dalam kesempatan itu ia mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian. Rekomendasi itu berisikan impor dari 11 perusahaan asing. 

"Akan dikeluarkan dalam waktu dekat lah setelah semua beres administrasinya," ucap Karyanto, Senin (13/5).

Pun demikian, meski ke 11 perusahaan itu sudah mendapatkan RIPH dari Kementan, pihaknya tetap memeriksa apakah aturan sebagai importir sudah terpenuhi oleh kesebelasnya untuk mendapatkan surat izin impor tersebut. Salah satunya adalah aturan penanaman kembali bawang putih.

Baca Lainnya : Tarik Ulur Impor Bawang, Sempat Bikin Masyarakat Meriang

"Perusahaan yang mengajukan (sedang) kita cek, dia sudah lakukan wajib tanam belum, baru kita kasih. Sesuai aturan kalo sudah memenuhi syarat wajib tanam, kita keluarkan," kata Karyanto.

Pemerintah menargetkan impor bawang putih sebanyak 125 ribu ton itu bisa digelontorkan mulai akhir Mei 2019. Dengan demikian, harga bawang putih yang sempat melambung hingga Rp80 ribu per kg bisa kembali stabil di kisaran Rp30 ribu per kg.

"Harga di pasar ritel Rp30 ribu per kg, karena kalau di pedagang pasar kan susah. Kalau dia tidak patuh kan izinnya kami cabut saja," tegasnya.

Ia menuturkan kebutuhan bawang putih tiap bulan berkisar 35 ribu sampai 40 ribu ton per bulan. Oleh karena itu, Karyanto memperkirakan impor bawang putih 125 ribu ton bisa menutup kebutuhan konsumen selama tiga sampai empat bulan ke depan. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: