Kementan Bersinergi Lakukan Sinkronisasi Data Perkebunan Kelapa Sawit

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
12 Mei 2019   13:00

Komentar
Kementan Bersinergi Lakukan Sinkronisasi Data Perkebunan Kelapa Sawit

Perkebunan kelapa sawit (Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan melakukan klarifikasi beberapa kritikan masyarakat terkait belum sinkronnya data perkebunan sawit di Indonesia. Menjawab kritikan tersebut, Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Irmiyati Rahmi Nurbahar mengungkapkan, saat ini sedang dilakukan sinkronisasi untuk memperoleh satu data secara nasional dengan metodologi yang disepakati.

Kementan bersama Badan Informasi Geospasial (BIG), Kementerian ATR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) sedang melakukan konsolidasi data melalui penyamaan metodologi.

Secara khusus Kementerian Pertanian memang telah mempublikasi data luas areal publikasi kelapa sawit seluas 14.327.093 ha, dimana data tersebut diperoleh melalui metode sensus, survey/sampling, administrasi report dan sistem database secara online.

Baca Lainnya : Penutupan Data HGU Kelapa Sawit Dinilai Langgengkan Konflik Agraria

"kami melakukan metodologi administrasi secara berjenjang mulai dari level terendah mantri perkebunan di kecamatan", terang Irmiyati.

Lebih lanjut Irmiyati menyampaikan, petugas kecamatan (mantri perkebunan/manbun) mengumpulkan data kelapa sawit dari berbagai sumber, antara lain petani/pekebun, kelompok tani, gapoktan, aparat desa, tokoh masyarakat, dll) dan selanjutnya dilaporkan ke level kab/kota.

Verifikasi dan validasi data laporan selanjutnya melibatkan BPS dan instansi terkait lainnya di kabupaten/kota serta propinsi, hingga pada akhirnya disampaikan pada pemerintah pusat.

Baca Lainnya : Wapres JK Angkat Isu Diskriminasi Sawit di Belt and Road Forum Beijing

"Ditjen Perkebunan melakukan validasi dan sinkronisasi data level nasional bersama stakeholder lainnya sebelum mempublikasikannya pada publik", ujar Irmiyati.

Kementan menyambut baik dengan adanya upaya sinkronisasi data kelapa sawit ini. Data luas perkebunan di seluruh Tanah Air akan menjamin penelusuran produk sawit yang lebih akurat dan transparan dari hilir ke hulu. Prinsip keberlanjutan (sustainability) dan keakuratan data akan terjaga sehingga tidak lagi muncul hambatan produk sawit Indonesia. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: