Antisipasi Bencana Akibat Pergerakan Tanah, Puluhan Warga Lebak Tinggalkan Rumah

TrubusNews
Astri Sofyanti
09 Mei 2019   18:30 WIB

Komentar
Antisipasi Bencana Akibat Pergerakan Tanah, Puluhan Warga Lebak Tinggalkan Rumah

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sehubung dengan meningkatnya curah hujan di kawasan Banten dan mengantisipasi ancaman bencana pergerakan tanah, puluhan warga di Kampung Cikunir Jampang, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten memilih mengungsi ke tenda yang telah disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak.

Kepala Seksi Rekonstruksi BPBD Kabupaten Labak, Bernardi mengungkapkan, semua warga yang berisiko terdampak bencana pergerakan tanah sudah mulai mengungsi sejak kemarin.

Baca Lainnya : Pergerakan Tanah di Lebak Semakin Parah, Warga Tagih Janji Relokasi

“Karena curah hujan yang relatif tinggi, puluhan warga yang rumahnya berisiko terjadi pergerakan tanah mulai mengungsi. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir korban jiwa,” jelas Bernardi di Lebak, Banten seperti dilansir dari Antara, Kamis (9/5). 

Berdasarkan catatan BPBD Lebak, sebanyak 115 unit rumah di Lebak rawan bencana pergerakan tanah karena curah hujan masih tinggi. Bahkan 36 unit rumah di Kabupaten lebak dilaporkan sudah roboh karena bencana ini. Kondisi ini memaksa puluhan warga mengungsi baik ke tenda pengungsian ataupun ke rumah kerabatnya yang lebih aman.

Baca Lainnya : Pemda Diminta Relokasi Warga Lebak yang Terdampak Retakan Tanah

Warga banyak juga yang memilih mengungsi ke tenda yang didirikan BPBD, apalagi tenda pengungsian yang dibangun sudah dilengkapi dengan tempat tidur dan juga dapur umum. Selain mendirikan tenda, BPBD Lebak juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga Cikuning Jampang.

Ketua RT 01/01 Kampung Cikuning Jampang mencatat, jumlah warga yang mengungsi di tenda BPBD berkisar antara 40 sampai 50 jiwa karena kondisi rumahnya sudah roboh akibat pergerakan tanah.

Sementara itu, pakar geologi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih melakukan pengkajian dan penelitian lebih lanjut di wilayah tersebut. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: