Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Putih Rp25 Ribu Per Kg di Lampung

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
09 Mei 2019   13:00

Komentar
Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Putih Rp25 Ribu Per Kg di Lampung

Operasi pasar bwang putih Kementan di Lampung (Foto : Dok Kementan)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menstabilkan harga bawang putih di seluruh daerah melalui operasi pasar. Di hari ke-4 puasa Ramadan ini, Kamis (9/5), operasi pasar kembali dihelat di Provinsi Lampung, jumlah bawang putih yang digelontorkan sebanyak 1 kontainer yakni 29 ton. Operasi pasar ini dilakukan di tiga titik yakni Pasar Panjang, Pasar Tugu dan di Toko Tani Indonesia (TTI) Lampung. 

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Suwandi yang menyaksikan langsung operasi pasar ini mengungkapkan operasi pasar di Provinsi Lampung bukan dimulai hari ini, namun sudah berjalan sejak dua hari yang lalu sebanyak 3 kontainer, setara 90 ton dan kemarin dipasok dengan jumlah 7 truk, setara 50 ton. Adapun kebutuhan Lampung akan bawang putih sebanyak 28 ton per hari.

“Setelah operasi pasar ini, diikuti pasokan rutin dari distributor untuk masuk Lampung sebanyak 4 sampai 5 truk per hari. Kemarin 3 kontainer, muatanya 90 ton masuk lampung. Juga ada satu distributor rutin 2 truk tiap hari pasok bawang putih ke Lampung,” ujarnya saat operasi pasar di Pasar Panjang, Bandar Lampung.

Baca Lainnya : Kementan Tingkatkan Kesadaran Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antimikroba

"Setiap hari pasokan kami kirim masuk pasar. Jadi tidak ada lagi alasan harga naik. Untuk Provinsi Lampung diharapkan harga stabil pada kisaran Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kg," ujar Suwandi.

Karena itu, Suwandi menyampaikan stok bawang putih selama Bulan Ramadan hingga Idul Fitri tahun ini melebihi kebutuhan. Pada tanggal 5 Mei, para importir telah sepakat harga bawang putih Rp25 ribu per kg dengan harga tertinggi Rp30 ribu per kg dan harga tidak boleh lebih dari harga ini. 

"Oleh karena itu, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiamn, kami meminta pada para importir di seluruh Indonesia untuk bertanggung jawab agar harga bawang putih turun dari rata rata Rp48 ribu hingga Rp60 ribu per kg menjadi Rp25 ribu per kg, dan paling mahal Rp30 ribu per kg. Para importir bertanggung jawab juga harga tersebut berlaku sampai ke konsumen," ungkapnya.

Baca Lainnya : Stabilkan Harga, Kementan Gelar OP Telur Ayam di Pasar Palmerah

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Edi Yanto mengatakan pihaknya memiliki dua Toko Tani Indonesia (TTI) yang beroperasi setiap hari menyajikan harga pangan murah dan berkualitas, seperti beras Rp8.500 per kg, gula pasir Rp12.000, minyak goreng Rp10.000, telur Rp21.000 per kg, daging ayam Rp31.000 per kg, daging sapi Rp80.000 per kg, bawang merah Rp22.000 per kg dan bawang putih Rp25.000 per kg.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, silahkan datang membeli ke sini. Semua pangan pokok tersedia dengan harga murah. Ini sesuai Arahan Bapak Menteri Pertanian, kami diminta turun langsung mengecek ke lapangan harga komoditas pangan strategis khususnya bawang putih. Pasokan harus terjamin dan harga stabil,” terang Edi.

Selanjutnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra mengungkapkan, pasokan pangan saat Ramadan hingga Idul Fitri dipastikan aman. Pasalnya sudah diantisipasi sejak awal, dengan tanam 3 sampai 4 bulan yang lalu lebih tinggi dibanding bulan biasanya.

Baca Lainnya : Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Putih dan Telur di Jakarta

“Untuk telur daging minyak gula cabai dan bawang merah, pasokanya aman dan harga stabil. Bahkan produksi tanaman pertanian di Lampung surplus dan dikenal sebagai pemasok sayuran, buah dan pangan lain ke Jakarta. Inilah yang membuat kami bisa pastikan pasokan aman dan harga stabil,” terangnya.

Sementara itu, Ahmad, salah satu importir atau pelaku usaha pemasok bawang putih pada operasi pasar ini mengatakan pasokan pangan selama Bulan Ramadhan untuk telur, daging, minyak, gula cabai dan bawang merah aman dan harga stabil. Pihaknya memasok bawang putih pada operasi pasar kali ini sebanyak 7 truk setara 50 ton. 

"Untuk jamin pasokan dan harga bawang putih di lampung, distributor akan pasok 4 sampai 6 truk per hari sedangkan kebutuhan sehari se Lampung 28 ton. Jadi pasokan melebihi kebutuhan, harga tidak mungkin bergejolak,” katanya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: