Gelombang Tinggi Masih Berpotensi Terjadi, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada

TrubusNews
Binsar Marulitua
08 Mei 2019   17:30 WIB

Komentar
Gelombang Tinggi Masih Berpotensi Terjadi, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Ilustrasi (Foto : Pixabay/ Auntmasako)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini ancaman gelombang tinggi untuk beberapa wilayah di Indonesia dalam tiga hari ke depan, Rabu (8/5) pukul 07.00 WIB hingga Sabtu (11/5) pukul 07.00 WIB.

Dari hasil pantauan BMKG, terdapat pusat tekanan rendah (Low) 1002 hPa di Laut Banda. Pola angin di wilayah utara Indonesia umumnya dari Selatan - Barat, sedangkan di wilayah selatan Indonesia umumnya dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan 3 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Lhokseumawe, Selat Malaka bagian utara, Perairan Kep. Sermata - Kep. Letti, Laut Banda, Perairan Kep. Babar - Kep. Tanimbar dan Laut Arafuru bagian barat. 

Baca Lainnya : Bibit Siklon Tropis Menguat di Laut Banda, Gelombang Setinggi 6 Meter Terus Mengintai

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut seperti gelombang tinggi 1.25-2.50 meter (kategori sedang) yang meliputi Selat Malaka, Perairan Lhokseumawe, Perairan Utara Sabang, Perairan Timur P. Simeulue - Kep. Nias, Selat Sumba dan Selat Ombai, Laut Sawu bagian Utara, Perairan Selatan Flores, Laut Jawa bagian Timur, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Sumbawa, Laut Natuna Utara, Perairan Selatan P. Buru - P. Seram, Perairan Selatan Kep. Kei - Kep. Aru, Perairan Barat Yos Sudarso, Laut Arafuru Bagian Timur, dan Perairan Utara Kep. Tanimbar.

Beberapa wilayah yang berpotensi diterjang gelombang setinggi 2.50-4.0 meter (kategori tinggi), di antaranya Perairan Sabang - Banda Aceh, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Samudra Hindia Barat Sumatra, Perairan Selatan Jawa Hingga P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian Selatan, Perairan Selatan P. Sawu - P. Rote, Laut Sawu bagian Selatan, Perairan Selatan Kep. Babar - Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian Tengah.

Baca Lainnya : Waspada, Gelombang Tinggi di Maluku Diprediksi Capai 6 Meter

Sementara dari pantauan BMKG, wilayah-wilayah yang berpotensi diterjang gelombang tinggi 4.0-6.0 meter (kategori sangat tinggi) berpeluang terjadi di Perairan Kep. Sermata - Kep Letti, Laut Banda bagian Selatan, Laut Arafuru bagian Barat, Samudra Hindia Selatan Jawa Barat Hingga NTT, Laut Timor Selatan NTT. 

Untuk itu BMKG menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan tingkat risiko terhadap keselamatan pelayaran khususnya untuk perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). 

BMKG juga memohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada dengan dampak yang ditimbulkan akibat adanya fenomena alam ini. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

7 Pesan Jokowi kepada Kabinet Indonesia Maju

Peristiwa   23 Okt 2019 - 17:58 WIB
Bagikan: