Bibit Siklon Tropis Menguat di Laut Banda, Gelombang Setinggi 6 Meter Terus Mengintai

TrubusNews
Binsar Marulitua
08 Mei 2019   16:30 WIB

Komentar
Bibit Siklon Tropis Menguat di Laut Banda, Gelombang Setinggi 6 Meter Terus Mengintai

Ilustrasi (Foto : Pixabay/ Chriswolf)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, bibit siklon tropis di sekitar Maluku Tenggara Barat tepatanya di koordinat 6.6 °LS 129.0°BT semakin menguat dalam 12 Jam terakhir. Berdasarkan pantauan Rabu (8/5) pukul 07.00 WIB, bibit siklon tropis dengan kode 93 S berpotensi menjadi Siklon Tropis dalam beberapa jam kedepan.

"Saat ini kecepatan angin maksimum di pusat bibit badai mencapai 30 knot dengan tekanan minimum hingga 1000 hPa. Dengan arah gerak ke Selatan-Barat Daya mendekati wilayah Timor Leste," jelas Deputi Bidang Meteorologi, R Mulyono R Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/5). 

Baca Lainnya : Waspada, Gelombang Tinggi di Maluku Diprediksi Capai 6 Meter

Ia menjelaskan, bibit badai ini menimbulkan ancaman cuaca ekstrem ini wilayah Indonesia Timur dan Timor leste, antara lain hujan dengan intensitas sedang – lebat berpeluang terjadi di wilayah NTT bagian Timur dan Maluku bagian Selatan, serta Timor Leste. 

Selain itu angin dengan kecepatan di atas 25 knot atau 48 km/jam berpeluang terjadi di NTT, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Maluku.

Baca Lainnya : Potensi Gelombang Tinggi Kembali Terdeteksi, Perairan Timur Indonesia Waspada

Siklon tropis juga berpotensi membuat gelombang dengan ketinggian 1.25 - 2.50 meter yang berpeluang terjadi di Laut Banda bagian utara, Perairan Kep. Kei - Aru, Laut Arafuru bagian timur. Selain itu, gelombang dengan ketinggian 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di di Laut Banda bagian selatan.

Yang menjadi fokus adalah gelombang dengan ketinggian 4.0 - 6.0 meter yang berpeluang terjadi di Perairan Kep. Sermata - Leti - Kep. Babar - Tanimbar, Laut Timor. Transportasi laut di sekitar daerah terdampak bibit badai diperkirakan akan terganggu, sehingga masyarakat dihimbau untuk berhati hati. [RN] 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: