48 Orang Tewas dan Empat Desa Dilumat Api saat Kebakaran Hutan Terjadi di Sudan Selatan

TrubusNews
Binsar Marulitua
08 Mei 2019   08:30 WIB

Komentar
48 Orang Tewas dan Empat Desa Dilumat Api saat Kebakaran Hutan Terjadi di Sudan Selatan

Ilustrasi kebakaran hutan (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kebakaran hutan di barat laut Sudan Selatan telah menewaskan lebih dari 48 orang dan melukai 68 lainnya. Keadaan tersebut diperparah dengan hembusan angin kencang yang juga mempercepat api melumat empat desa dan 138 rumah di wilayah Bahr el Ghazal. 

Menteri Informasi Negara Bagian Lol Mathok Wal mengatakan, jumlah korban meninggal tersebut adalah data sementara karena masih ada korban lainnya. Tidak hanya membuat puluhan orang terluka, bahkan kebakaran hutan tersebut juga membunuh  hampir 10.000 ternak.

“Api menewaskan 48 orang dan jumlah ini bisa saja meningkat. 68 orang luka-luka. sambil menambahkan bahwa mayoritas korban adalah anak-anak dan orang-orang lanjut usia," jelas Wal seperti Dikutip Anadolu Agency, Selasa (7/5).

Baca Lainnya : Kebakaran Hutan di Korea Selatan Tewaskan 1 Orang dan Lukai Belasan Warga

"Api menjalar dengan cepat ke permukiman, sehingga banyak orang yang tinggal di gubuk tak sempat melarikan diri," tambahnya. 

Sementara itu, juru bicara kepresiden dalam sebuah pernyataan mengemukakan, korban luka sudah mendapat pengobatan seadanya, tetapi mengingat terpencilnya daerah lokasi kejadian belum semua bisa ditangani.

Menteri Informasi Negara Bagian Lol, Mathok Wal menuturkan kebakaran juga melahap 138 rumah di desa Wilayah Korok dan menewaskan 10.000 ternak.

Baca Lainnya : Kebakaran Hutan di Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional

Hingga saat ini Pemerintah Sudan tengah mengupayakan bantuan internasional melalui lembaga kemanusiaan. Sudan Selatan telah didera konflik antara pemerintah dan beberapa kelompok pemberontak sejak Desember 2013.

Konflik tersebut telah menewaskan puluhan ribu orang, mengusir hampir empat juta orang mengungsi dari rumah mereka, termasuk lebih dari satu juta pengungsi yang melarikan diri ke negara-negara tetangga. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: