Masa Tanggap Darurat Berakhir, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Korban Longsor Bengkulu

TrubusNews
Astri Sofyanti
06 Mei 2019   11:30 WIB

Komentar
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Korban Longsor Bengkulu

Pencarian korban longsor Bengkulu dihentikan. (Foto : Doc/ BNPB)

Trubus.id -- Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Bengkulu pada (26/4) hingga (27/4) pagi menyebabkan bencana banjir dan longsor di banyak lokasi. Dampaknya, cukup banyak korban yang terdampak. Sejak bencana terjadi, Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian kepada korban yang diduga masih tertimbun longsor.

Namun demikian, di hari ke tujuh pasca bencana dahsyat itu, tim SAR gabugan menghentikan pencarian terhadap korban longsor yang dilaporkan tertimbun di Bengkulu Tengah. Menurut laporan, masih ada 4 warga yang masih tertimbun di lokasi tersebut.

Baca Lainnya : Bertambah Lagi, Korban Meninggal Dunia Akibat Bencana Bengkulu Tercatat 30 Orang 

"Sampai dengan hari ini pencarian dan pertolongan dilaksanakan selama tujuh hari sesuai SOP kita," kata Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Bengkulu, Julhendri di Bengkulu, Senin (6/5) melansir dari Antaranews.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, tim SAR telah berkoordinasi dengan pihak BPBD hingga keluarga korban untuk mengikhlaskan anggota keluarganya yang tertimbun. Diakui Julhendri, meski pencarian korban telah dihentikan namun jika ada tanda-tanda dari masyarakat maka tim akan siap untuk mengerahkan bantuan.

Baca Lainnya : 3000 Hektare Lahan Pertanian Rusak Pascabanjir Bengkulu, Kerugian Total Ditafsir Rp144 Milyar

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar menuturkan bahwa saat masa tanggap darurat selesai fase berikutnya adanya masa pemulihan. Pada masa transisi dan pemulihan, selama satu bulan posko induk masih akan dibuka untuk menerima semua bantuan dari semua pihak untuk selanjutnya disalurkan bagi warga terdampak.

Sementara itu, berdasararkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 1 Mei 2019, tercatat 30 orang meninggal dunia dan enam orang hilang. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: